5 Aplikasi yang Ternyata Mengurangi Performa di Android

0

Perkembangan pasar terhadap munculnya generasi baru smartphone pintar semakin gencar. Banyak vendor berlomba-lomba menelurkan smartphone baru dengan spesifikasi super canggih dan fitur-fitur yang makin banyak dan bervariasi manfaatnya. 

Tentu saja ini menjadi surga bagi para pengguna smartphone, khususnya Android yang banyak diminati masyarakat. Karena selain harganya terjangkau, smartphone Android juga mudah cara pengoperasiannya, dan mudah pula saat memperbaikinya untuk sebagian smartphone.

Akan tetapi, masalah lain pun ikut berkembang selaras dengan kemajuan teknologi smartphone, khususnya Android. Salah satu masalah yang muncul adalah baterai smartphone.

Urutan pertama generasi milenial saat ini adalah skincare, bucin, tanggal tua, wifi, dan yang paling parah adalah masalah baterai smartphone. Bener atau tidak, Gaes? Pasti ada salah satu lah dari kalian pernah mengalami masalah tersebut.

Kali ini saya hanya akan memberi pencerahan tentang bagaimana masalah baterai smartphone, khususnya Android.

5 Aplikasi yang Ternyata Mengurangi Performa di Android

Masalah komplek dalam hidup kita memang sudah banyak, ditambah satu lagi smartphone yang sering kita gunakan sehari-hari ikut bermasalah. 

Sadar atau tidak, saat kita memakai smartphone, kita menggunakan banyak aplikasi yang menurut kita bermanfaat, akan tetapi ternyata kadang malah jadi beban. 

Oleh karena itu, daripada kita sering membawa powerbank untuk isi ulang baterai, akan lebih baik kita pintar untuk memilih aplikasi yang kita pasang di smartphone.

Untuk membantu kalian, saya akan bagikan 5 aplikasi yang ternyata mengurangi performa di Android dan mungkin bisa kalian langsung buang jauh-jauh.

Aplikasi Penambah RAM

Aplikasi ini banyak tersedia Play Store. Tujuannya baik sih, untuk menghentikan aplikasi yang berjalan di background. 

Aplikasi ini juga bisa membuat kalian dapat mengurangi penggunaan RAM di HP kalian. Tetapi hal ini juga bisa berdampak negatif ke baterai smartphone kalian.

Gaes, aplikasi yang kalian tutup harus direstart lagi dan hal ini akan menggunakan daya baterai lebih banyak. Ditambah lagi jika kalian melakukan hal seperti ini berkali-kali.

Jika memang aplikasi yang ingin kalian tutup itu jarang digunakan, lebih baik kalian segera menghentikan aplikasi tersebut secara manual.

Smartphone Android saat ini juga sudah pintar dalam hal mengatur RAM jadi kalian bisa membuang aplikasi seperti ini jauh-jauh agar smartphone kalian tidak cepat kehabisan daya baterai.

Aplikasi Pembersih

Aplikasi Pembersih juga banyak kita temukan di Play Store yang sebenarnya sama sekali nggak dibutuhkan. Kok bisa?

Bisalah. Iya sih tiap aplikasi itu meninggalkan cached data di smartphone kalian, tapi kalian sebenarnya tidak membutuhkan aplikasi spesial untuk menghapus data itu.

Kalian hanya perlu masuk ke Pengaturan klik tombol Penyimpanan dan cukup klik Data dalam cache untuk menghapus data tersebut. Selesai urusan.

Apalagi, aplikasi pembersih ini biasanya juga berat dan penuh iklan yang tidak penting. jadi, lebih baik kalian hapus daja dari smartphone.

Untuk info saja, Gaes. Cache itu sebenarnya bermanfaat, jadi kalian cukup membersihkan cache ketika memang sudah sangat membengkak atau kalian kehabisan memori di smartphone Android kalian.

Aplikasi Penghemat Baterai

Aplikasi ini namanya Penghemat Baterai, tapi jangan salah, dia justru berakhir dengan menghabiskan daya baterai.

Kalau kalian rajin otak-atik smartphone kalian, kini hampir semua smartphone Android mempunyai mode penghemat baterai dan fungsi mereka sama, jadi kalian tidak perlu instal aplikasi baru untuk menghemat baterai, padahal sejatinya justru membuat habis baterai.

Akan jadi beda kalau kalian sudah mempunyai akses root karena ada beberapa aplikasi yang memang bisa mengontrol langsung penggunaan baterai jika mempunyai akses root.

Ditambah lagi, aplikasi ini biasanya gratis dan penuh dengan iklan, yang bisa mengonsumsi baterai dan data kalian. So, masih mau pasang aplikasi penghemat baterai?

 

Aplikasi Bloatware

Untuk kalian yang baru saja membeli smartphona baru, khususnya Android, wajib bagi kalian untuk langsung uninstall beberapa aplikasi bawaan yang tidak penting, dan disebut bloatware.

Menurut saya, ada manufaktur smartphone yang minim bloatware, tetapi saya juga pernah melihat smartphone baru yang isinya 75% cuma bloatware.

Masalahnya, Gaes, memang ada beberapa bloatware yang sayangnya tidak bisa di-uninstall tapi tetap bisa dinon-aktifkan kok.

Saat sudah dinon-aktifkan, bloatware tersebut tidak akan mengonsumsi baterai atau menimbulkan masalah performa meski sayangnya masih tetap menghabiskan memori smartphone.

 

Facebook

Suka main Facebook? hati-hatilah, karena media sosial satu ini masuk dalam reputasi aplikasi yang boros baterai.

Di lain pihak, aplikasi Facebook juga sangat mengurangi performa dan data karena selalu saja bekerja di background, Gaes.

Kabar baiknya, Facebook kini sudah menyediakan solusi terbaik melalui aplikasi Facebook Lite yang jauh lebih ringan di baterai, performa, dan memori.

Jika kalian mau yang lebih ekstrim, kalian bisa menggunakan versi browser. Kalian cukup mengunjungi website Facebook di browser kalian tanpa harus download aplikasinya di smartphone kalian.

Kalian cukup klik icon tiga titik di kanan atas dan klik opsi Add to Home screen agar kalian bisa langsung mengakses Facebook seperti aplikasi biasa.

Itulah 5 aplikasi yang tanpa kalian sadari ternyata mengurangi performa smartphone Android kalian dan membuat smartphone jadi lemot.

Lebih baik kalian pikirkan kembali aplikasi yang kalian pasang di smartphone bermanfaat atau tidak. Dengan begitu kalian selain menghemat memori, juga menghemat daya baterai.

Semoga bermafaat. Salam teknologi!

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.