Aplikasi Update Samsung Ada yang Palsu, Hati-Hatilah

0

Saat ini aplikasi mobile sudah banyak sekali bertebaran. Bahkan ada juga toko aplikasi mobile yang menyediakan aplikasi jebakan, iming-iming dengan penawaran satu hal tetapi malah memanfaatkan untuk hal lain, Gaes.

Baru-baru ini di Google Play Store terdapat sebuah aplikasi yang meniru sebagai aplikasi buatan Samsung dengan embel-embel ada update firmware bagi para pengunduhnya. Tentu saja ini membuat banyak orang tertarik untuk mencoba mengunduhnya.

Akan tetapi, setelah  apliaksi tersebut diunduh, bukannya pembaruan software yang dijanjikan didapat. Malah ada redirect ke situs yang penuh dengan iklan yang menawarkan penawaran ‘download firmware’ berbayar. 

Sebenarnya vendor tidak pernah meminta bayaran untuk melakukan update setiap perangkatnya. Jadi, saat ada oknum yang coba mencari keuntungan, sudah dapat dipastian ada pihak lain yang dirugikan, yaitu perusahaan dan para pengguna smartphone, khususnya para gamers.

Waspada Aplikasi Update dari Samsung ada yang Palsu

Gaes, asal kalian tahu. Penampilan dari aplikasi yang bukan merupakan buatan Samsung itu memang cukup meyakinkan. Hingga saat ini sudah ada 10 juta pengguna Android yang sudah tertipu untuk mengunduhnya.

Salah satu analis malware  CSIS Security Group Aleksejs Kurprins telah meneliti gerak gerik dari aplikasi yang sangat mencurigakan tersebut. Kemudian ia membagikan temuannya ke dalam sebuah artikel.

Di dalam artikel tersebut ia mengungkapkan sebenarnya Update for Samsung ini telah menawarkan berbagai hal yang meragukan kepada setiap korban, mulai dari jasa ”unlock” kartu SIM senilai 20 dollar AS atau sekitar Rp. 289.000 hingga “update firmware” dengan harga 35 dollar AS atau sekitar Rp. 439.000. Bukankah memang harusnya para pengguna smartphone sudah curiga sebelum mereka instal ya, Gaes.

Anehnya lagi, Gaes.  Pembayaran tidak dilakukan lewat jalur resmi Google Play. Tetapi hanya dengan memasukkan nomor kredit saja, hal ini membuat semakin besar kecurigaannya. Karena biasanya, setiap pembayaran aplikasi di Play Store akan berbayar lewat Google Play Store juga.

Kuprins juga menambahkan, “Update for Samsung tampaknya tidak sedikit pun memberikan manfaat kepada penggunanya melainkan hanya menguras dompet saja.”

Seperti yang Dafunda Tekno kutip dari ZD Net, Kuprins langsung mengontak Google untuk mengabarkan adanya aplikasi penipuan di Google Play Store dan diminta untuk segera di hapus aplikasi tersebut.

Menurutnya walaupun aplikasi ini bukan dalam bentuk malware secara langsung, namun tindakan ini dinilai berbahaya bagi perangkat korban. Apalagi aplikasi tersebut terindikasi berusaha melakukan penipuan atau scam.

Namun setelah beberapa waktu memantau langsung di Google Play Store, saya pun melihat Update for Samsung yang bukan buatan resmi dari Samsung ini sudah tidak tersedia lagi di Google Play Store. 

Yang perlu diingat buat kalian juga nih, Gaes. Ingat selalu bawwa segala update firmware resmi dari vendor tetap akan diberikan secara over-the are ke setiap perangkat. Nah untuk mengecek update-nya, kalian bisa membuka menu settings lalu cari pilihan Sofware Update. Sesederhana itu, Gaes.

Oke, jadi begitulah, Gaes. Seberapa pun meyakinkannya sebuah aplikasi, kita memang harus melakukan cek dan ricek sebelum instal. Karena selain rugi, perangkat smartphone kita pasti rentan dengan malware atau kerusakan lainnya.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kalian, dan tetap berhati-hati dengan segala modus penipuan dengan kedok apa pun. 

Jangan lupa terus pantai website techjak.com untuk update info dan tips terbaru, khususnya seputar dunia teknologi, Gaes. See you!

Leave A Reply

Your email address will not be published.