Cara Membuat NPWP Badan Usaha

0

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipakai sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam memenuhi hak dan kewajiban perpajakannya sebagai warga negara yang baik.

Dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pajak, NPWP dipakai untuk sarana administrasi perpajakan yang dijalankan untuk tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya. 

Kalau kemarin saya sudah bahas pajak orang pribadi, amaka sekarang saya akan bahas NPWP untuk Badan Perusahaan, yang dibagi ke dalam tiga jenis badan usaha, yaitu badan Perusahaan profit oriented, badan Perusahaan non-profit oriented, dan badan Perusahaan joint operation. 

Di bawah ini beberapa syarat yang harus kalian penuhi untuk membuat NPWP Badan Usaha berdasarkan jenisnya.

Syarat NPWP Badan Perusahaan Profit Oriented

Badan Perusahaan Profit Oriented adalah PT, CV, UD, Koperasi, Yayasan, dan lainnya. 

Syarat utama adalah Fotokopi akta pendirian atau dokumen pendirian dan perubahan. Kemudian siapkan Surat keterangan penunjukan dari kantor pusat (bagi bentuk usaha tetap BUT)

Beriktunya Fotokopi KTP direktur atau salah satu pengurus

Lalu, siapkan Fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) direktur atau salah satu pengurus

Selanjtunya siapkan fotokopi dokumen izin usaha dan/atau kegiatan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang

Jangan lupa siapkan Surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa lembar tagihan listrik dari Perusahaan Listrik/bukti pembayaran listrik.

Kemduian kalian isi formulir pendaftaran NPWP, dan buatlah Surat Kuasa bermaterai Rp6.000 jika pengurusan NPWP bukan direktur atau pengurus.

 

Syarat NPWP Badan Perusahaan non-Profit Oriented

Untuk Badan perusahaan non-profit oriented sendiri adalah seperti perkumpulan, ormas, organisasi dan lainnya. 

Syarat pertama, siapkan Akta pendirian (jika ada)

Kemudian siapkan fotokopi KTP Ketua atau salah satu pengurus badan / organisasi

Siapkan juga fotokopi NPWP Ketua atau salah satu pengurus badan / organisasi

Jangan lupa siapkan [ula Surat keterangan domisili dari Kelurahan

Kemudian isi formulir pendaftaran NPWP

 

Syarat NPWP Badan Perusahaan Joint Operation 

Pengertian Badan Perusahaan Joint Operation adalah badan usaha yang dijalankan oleh dua perusahaan dalam menjalankan sebuah proyek. Kedua perusahaan harus telah mempunyai NPWP masing-masing, dan NPWP atas Joint Operation akan dibuat NPWP baru dengan nama penggabungan dua perusahaan ini. 

Syaratnya pertama menyiapkan fotokopi Perjanjian Kerjasama/Akte Pendirian sebagai bentuk kerja sama operasi (Joint Operation)

Selanjutnya siapkan fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak masing-masing anggota bentuk kerja sama operasi (Joint Operation) yang diwajibkan untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak

Kemudian, fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak orang pribadi salah satu pengurus perusahaan anggota bentuk kerja sama operasi (Joint Operation), atau fotokopi paspor dan surat keterangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa dalam hal penanggung jawab adalah Warga Negara Asing

Siapkan juga fotokopi dokumen izin usaha dan/atau kegiatan yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang atau surat keterangan tempat- kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa. 

Terakhir, siapkan Surat Kuasa bermaterai Rp 6.000 jika pengurusan NPWP bukan direktur atau pengurus.

Nah, demikianlah syarat membuat NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak untuk Badan Usaha.

Ingat selalu untuk membuat NPWP sebelum kalian memulai usaha ya, Gaes. Daripada setelah usaha kalian jalan, baru mengurusnya. Selain ribet, akan mendatangkan masalah baru buat kalian sendiri.

Semoga bermanfaat. Salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.