CARA MEMBUAT NPWP SECARA ONLINE

0

Pemerintah sudah menetapkan batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan Tahuna (STP) PPh untuk wajib pajak orang pribadi adalah 31 Maret. Pelaporan SPT bisa dilakukan secara offline dengan datang ke kantor pelayanan pajak dan bisa juga dilakukan secara online.

Akan tetapi, untuk kalian yang belum mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), kalian bisa mendaftar secara offline atau online.

Pembuatan NPWP offline bisa dengan mengunjungi kantor pajak setempat. Jangan takut, Gaes. Prosesnya tidak lama kok. Asal kalian ada waktu, sehari juga sudah jadi NPWP nya. 

 

Wajib Pajak Orang Pribadi

Syarat pembuatan NPWP bagi wajib pajak pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bisnis, sebagaimana dilansir di laman Onlinepajak.com adalah Fotokopi KTP untuk WNI; Fotokopi Paspor dan Kartu IZin Tinggal Sementara/ Kartu Izin Tetap bagi WNA.

Kemudian, berikut ini cara mendaftarakan NPWP online bagi Wajib Pajak Pribadi dan tidak sedang menjalankan usaha apa pun.

Buat akun di Ereg Pajak

Kalau kalian belum punya akun, buatlah dahuku dengan mengakses website Ereg pajak (https://ereg.pajak.go.id).

Sekedar informasi, Ereg pajak adalah website yang dibuat Ditjen Pajak untuk melayani pembuatan NPWP online, atau biasa kita sebut dengan daftar pajak online.

Agar bisa memeperoleh akun baru, kalian bisa mengisi kolom sesuai petunjuk. Pastikan juga untuk memerika email dan langsung pilih tautan aktivasi yang dikirimkan.

Setelahnya, kalian ikuti langkah-langkah yang ditampilkan di layar. Pilih status pusat. Kalau kalian laki-laki atau perempuan single.

Dan jika kalian perempuan yang telah menikah, lalu ingin membuat cabang NPWP pada suami kalian, pilihlah opsi cabang.

Lengkapi Dokumen Penting

Untuk membuat NPWP Online sebagai Wajib Pajak, kalian harus menyiapkan beberapa dokumen syarat seperti yang tertera pada penjelasan sebelumnya. Jangan lupa juga untuk sesuaikan dengan klasifikasi status Wajib Pajak diri kalian, ya. Apakah kalian sedang menjalankan usaha atau tidak.

Kirim Berkas Elektronik

Kalau kalian sudah mengisi formulir, lalu pilih tombol “Token” (kode rahasia) yang ada di dashboard. Selanjutnya cek email kalian. Kalau setelah 1 menit, token belum dikirim, langsung tekan tombol “Token” lagi. Setelahnya kalian copy-paste token di email tersebut dan masuk kembali ke menu dashboard.

Kemudian, pilih “Kirim” dan paste kode token tersebut di kolom “Token”. Setelah itu, tekan “Kirim Permohonan”. Langkah selanjutnya, kartu NPWP kalian akan dikirimkan ke alamat tempat tinggal terdaftar.

Sebagai informasi, apabila kalian setelah periode tersebut belum mendapatkan juga, bisa jadi ada dokumen-dokumen yang belum kalian lengkapi atau dianggap tidak sah. 

Yang harus kalian lakukan adalah kembali mendaftar NPWP secara online dengan mengikuti prosedur yang sudah disebutkan di atas atau telepon ke KPP tempat kalian terdaftar untuk informasi lebih lanjut. 

Di samping melakukan pendaftaran NPWP online, kalian juga bisa memperoleh kartu Nomor Pokok Wajib Pajak dengan datang langsung atau mengirimkan formulir dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan ke KPP dekat tempat tinggal kalian. 

Pengiriman bisa dikirim melalui pos, jasa kurir atau ekspedisi secara gratis. Simpanlah bukti pengirimannya untuk berjaga-jaga jiak terjadi sesuatu. 

Untuk lebih lanjutnya, jika kalian ingin memperoleh cara yang lebih jelas dan detail terkait pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak Pribadi dan surat pengiriman dokukem secara online, kalian klik saja tautan ini: https://www.online-pajak.com/wp-content/uploads/2019/06/formulir-npwp.pdf

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Gaes. Ayo buat NPWP sebagai tanda kita adalah warga negara yang taat pajak dan bisa memudahkan kita saat mengadakan perjalanan keluar negeri atau mengurus sesuatu yang butuh NPWP.

Semoga bermanfaat. Salam teknologi!

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.