Cara Mudah Kalibrasi Baterai Laptop Asus

Apa yang membuat baterai perlu kalibrasi untuk laptop Asus ataupun merk lain? Semua ini pada dasarnya akibat perilaku pengunaan oleh sang pemilik laptop sendiri.

0

Sebagian besar laptop yang ada sekarang ini memakai baterai jenis lithium ion dan lithium polymer. Beberapa tipe laptop ada juga yang memakai jenis baterai lithium prismatic.

Pada suatu perangkat laptop, baterai tentu menjadi komponen yang sangat penting karena menentukan durasi laptop bisa dgunakan untuk kepentingan sehari-hari.

Komponen baterai punya kegunaan untuk menyimpan dan menyuplai daya komponen lain sehingga laptop bisa bekerja dengan sebagaimana mestinya tanpa harus terhubung dengan colokan listrik.

Sebagian besar laptop yang ada sekarang ini memakai baterai jenis lithium ion dan lithium polymer. Beberapa tipe laptop ada juga yang memakai jenis baterai lithium prismatic.

Sebenarnya, baterai lithium memang lebih pintar dari baterai NiCd yang dipakai laptop dan gadget zaman dulu.

Walau demikian, tidak jarang indikator sisa bateria yang tertera di Windows tidak sesuai dengan sisa daya yang sesungguhnya di baterai laptop. Hal inilah yang menjadi tanda jika baterai harus dikalibrasi.

Baterai Laptop Harus Dikalibrasi?

Apa yang membuat baterai perlu kalibrasi untuk laptop Asus ataupun merk lain? Semua ini pada dasarnya akibat perilaku pengunaan oleh sang pemilik laptop sendiri.

Biasanya kalian sebagai pengguna tidak pernah membiarkan laptopnya mati atau shut down sendiri sebab kehabisan daya atau mungkin membiarkan laptop di kondisi baterai low-batt bukan?

Umumnya kalian akan melakukan charge laptop sebelum baterai benar-benar habis. Tidak jarang baterai masih 50% lebih, tetapi langsung di-charge sebab akan dibawa untuk presentasi dan kebutuhan lainnya.

Siklus charge dan discharge baterai laptop yang tidak teratur dan mengikuti keperluan dan pola pemakaian pemilik laptop ini ternyata punya dampak untuk akurasi baterai meter yang ada di sistem operasi Windows.

Pola pemakaian laptop mungkin bisa jadi memang normal, hanya saja hal tersebut bisa membuat bingung baterai meter dan membuat indikatornya tidak akurat

Kemudian apa tandanya baterai laptop Asus dan merk lainnya harus dilakukan kalibrasi?

Mungkin kalian sebagai pengguna pasti pernah suatu waktu laptop mendadak mati kehabisan daya, sementara indikator baterai sebelum mendadak mati masih 30% atau bahkan lebih.

Sebagian pengguna beranggapan hal ini karena gejala baterai drop atau bocor, sehingga harus diganti.
Padahal aslinya tidak jarang laptop baterainya hanya butuh kalibrasi saja. Indikator baterai meter di Windows mungkin sudah tidak akurat dalam menampilkan kapasitas daya yang tersimpan, sehingga ia memperlihatkan angka 30%.

Sedangkan daya yang sesungguhnya tersimpan lebih sedikit dan akhirnya laptop jadi mati atau shut down. Kalau kalian pernah mengalami hal ini, maka ini waktu yang tepat untuk melakukan kalibrasi baterai laptop supaya indikator baterai meter menjadi lebih akurat

Berapa Kali Baterai Laptop Perlu Dikalibrasi?

Tidak ada keharusan untuk menghitung kegiatan kalibrasi baterai ini harus dilakukan. Beberapa vendor laptop misalnya Asus, Lenovo, Hewlett Packard, dan lainnya merekomendasikan kalian untuk melakukan kalibrasi baterai setiap dua atau tiga bulan sekali.

Kalian dapat membuka buku manual bawaan laptop untuk anjuran pasti tentang seberapa sering kalian melakukan kalibrasi. Beberapa laptop canggih model baru dari Apple misalnya Macbook ternyata malah tidak diperlukan kalibrasi baterai lagi.

Kalibrasi Baterai Laptop Asus

Untuk kalibrasi baterai dengan metode manual biasanya sama dan berlaku untuk semua merk laptop tidak terbatas di brand Asus saja. Tetapi, pada artikel kali ini yang akan dibahas adalah cara kalibrasi utnuk laptop Asus.

Langkah pertama hubungkan langsung laptop Asus ke colokan listrik dan hidupkan. Lalu charge baterai laptop sampai indikator mencapai 99% atau 100%.

Berikutnya, lepas sambungan power dari laptop. Setelah itu klik Start, kemudian ketik Power Options di kotak pencarian lalu tap Power Options (Additional Power Settings) dari hasil pencarian.

Untuk pengguna Windows 10, langsung ketik Power di ikon pencarian di samping ikon Start lalu pilih Choose a power plan.

Langkah berikutnya, pilih Create a power plan pada sidebar kiri di jendela control panel yang tampil.
Jika sudah, beri nama power plan baru yang kalian buat dengan nama Calibrator, lalu tap Next.

Selanjutnya, atur parameter Turn off the display dan Put the computer to sleep pada bagian Battery diset Never. Lanjutkan dengan tap Create.

Jika sudah, pakai laptop sampai baterai habis dan secara otomatis mati atau shut down sendiri.
Kemudian, kalian hubungkan laptop ke colokan listrik, dan hidupkan laptop.

Langkah terakhir, sesudah proses kalibrasi selesai, kembalikan pengaturan power plan (sebagaimana langkah ke empat) dan pakai default power plan yang dipakai sebelumnya. Itu tadi tips mudah kalibrasi baterai laptop khususnya Asus.

Sesudah proses kalibrasi di atas, maka indikator baterai meter akan lebih akurat memperlihatkan kapasitas daya yang tersisa di baterai laptop. Cara di atas sejatinya dapat juga diterapkan di laptop merk lain. Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.