Cara Praktis Manajemen Keuangan untuk UKM

Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah bisnis yang juga membutuhkan pengelolaan dan laporan keuangan yang baik agar bisnis tetap dapat berjalan dengan lancar. 

0

Menghasilkan keuntungan, menggunakan sumber-sumber modal, dan cara manajemen keuangan bisnis untuk membiayai usaha.

Sebagai pelaku UKM atau pebisnis UKM, tentunya kalian juga butuh manajemen keuanga bisnis untuk banyak kebutuhan kalian.

Contohnya untuk mengelola kas, menghasilkan keuntungan, menggunakan sumber-sumber modal, dan cara manajemen keuangan bisnis untuk membiayai usaha.

Walaupun sederhana, dengan adanya cara manajemen keuangan bisnis, kalian sebagai pengusaha UKM akan bisa menerapkan prinsip-prinsip budget management yang baik, mengendalikan kinerja keuangan usaha, dan menghindari resiko keuangan usaha.

Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah bisnis yang juga membutuhkan pengelolaan dan laporan keuangan yang baik agar bisnis tetap dapat berjalan dengan lancar. 

Untuk dapat menjalankan bisnis sebagai pengusaha UKM, di bawah ini cara manajemen keuangan bagi UKM yang praktis untuk kemajuan usaha kalian.

Memisahkan Anggaran Usaha dengan Anggaran Pribadi

Cara manajemen pertama yaitu memisahkan uang untuk pribadi dan uang untuk perputaran usaha.

Apabila kalian ingin usaha berjalan berjalan dengan baik, maka teliti lebih dalam ketika menghitung pengeluaran dan pemasukan usaha.

Untuk melakukan hal tersebut, satu hal yang sangat penting yaitu tidak mencampurkan uang usaha dengan uang pribadi. Kebiasaan mencampurkan kedua jenis anggaran tersebut bisa membuat negatif bagi perkembangan usaha kalian.

Secara tidak sadar, pebisnis yang sering menggabungkan uang bisnis dan uang pribadi pada dasarnya sudah membuat gangguan pada arus kas usahanya. 

Karena itu, wajar kalau pada akhirnya mengalami kesulitan dalam menghitung pemasukan dan pengeluaran usaha. 

Oleh sebab itu, walaupun kalian masih merintis UKM atau usaha kalian masih kecil, tapi usahakan keuangan kalian untuk bisnis terpisah dengan keuangan pribadi.

Menentukan Persentase Dana untuk Modal Usaha

Cara berikutnya yaitu menentukan dulu persentase dana atau keuntungan yang akan dijadikan modal usaha. 

Kalau kalian ingin usaha dapat selalu tumbuh dan berkembang lebih besar, maka kalian harus mempertimbangkan banyak aspek yang akan berpengaruh pada keputusan tentang persentase dana usaha.

Sejatinya, cara ini sama dengan penentuan dana untuk operasional usaha, persentase laba, atau uang untuk cadangan kas usaha bagi perusahaan skala besar. 

Tetapi, bagi usaha skala kecil seperti UKM, cukup tentukan besaran masing-masing aspek sesuai dengan keperluan. 

Pastikan juga bahwa persentase yang sudah ditentukan tersebut akan dapat mendorong kemajuan usaha kalian.

Membuat Laporan Keuangan dengan Benar

Cara berikutnya, membuat laporan keuangan. Laporan keuangan menjadi alat penting untuk setiap usaha yang ingin melihat kemajuan keuangan usahanya. 

Lewat laporan keuangan, kalian dapat mengontrol bermacam-macam transaksi usaha misalnya pemasukan, pengeluaran, dan utang piutang.

Laporan keuangan usaha yang kalian buat juga akan memudahkan saat evaluasi perkembangan bisnis secara berkala. 

Di dalam manajemen keuangan bisnis UKM, laporan keuangan yang harus disusun di antaranya laporan neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.

Menghindari Risiko Utang Usaha

Setiap pebisnis tentu ingin usahanya berjalan baik. Oleh sebab itu, ada baiknya berhati-hati terhadap utang usaha. Keputusan untuk berhutang dalam usaha ini untuk membantu kelancaran usaha.

Tetapi, kalian tetap harus memikirkan dengan saksama, khususnya kemampuan usaha kalian untuk mengembalikan utang tersebut.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin ketahui risiko utang usaha dengan membandingkan kondisi keuangan usaha kalian.

Jangan sampai utang usaha justru membuat kondisi usaha makin buruk, dan penghasilannya tidak dapat mencukupi untuk biaya operasional usaha.

Mengontrol Arus Kas Usaha

Cara lainnya yaitu dengan mengontrol arus kas usaha. Apabila arus kas usaha kalian lancar, maka beragam kewajiban yang harus dibayarkan akan berjalan dengan lancar. Arus kas usaha yang lancar akan berpengaruh positif untuk perkembangan usaha kalian kemudian hari.

Dengan begitu, aktivitas bisnis tidak akan menghadapi masalah sebab kas usaha bisa tumbuh lebih baik.

Di samping 5 cara manajemen keuangan bisnis di atas, kalian yang memulai UKM untuk memakai aplikasi pengatur keuangan. Contohnya aplikasi untuk membuat laporan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, membuat jurnal, dan lainnya. 

Untuk semua keperluan laporan tersebut, kalian cukup dengan satu aplikasi saja, yaitu software akuntansi Harmony. Kalian dapat memakai software tersebut secara gratis selama 30 hari sesudah melakukan registrasi disini. Selamat mencoba!

Leave A Reply

Your email address will not be published.