Dua Celah Keamanan Berbahaya Ditemukan di Prosesor AMD

0

Kalian para pengguna PC pastinya mempunyai spesifikasi untuk memori RAM dan processor terbaik untuk menunjang kinerja komputer kalian. Semua ini dilakukan untuk membantu para penggunanya menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan dengan memakai PC. Seperti mengetik, menyimpan data, dan berkirim file, serta aktivitas lainnya.

 

Akan tetapi tahukah kalian, baru-baru ini ditemukan sebuah masalah baru yang membuat kita harus lebih waspada lagi saat mengoperasikan PC kita. 

 

Masalah ini berupa celah keamanan baru di processor AMD yang memungkinkan menjadi jalan pintu masuk untuk Malware yang membahayakan PC kalian. 

 

Tidak hanya satu, Gaes. Celah keamanan ini ada dua ditemukan di dalam processor AMD yang terhitung cukup bagus kinerjanya. 

 

Penemuan celah keamanan ini ditemukan di dalam processor AMD yang diproduksi secara massal sejak tahun 2011 sampai 2019 kemarin. Dan kemungkinan akan bertambah jika tak ada penanganan lebih lanjut.

Seperti dikutip dari laman Zdnet, Selasa (10/3/20), celah keamanan ini akan membawa dampak berbahaya bagi keamanan data yang diproses di CPU, dan mengakibatkan data tersebut dapat dicuri atau bisa juga diotak-atik untuk menurunkan perlindungan keamanan yang ada sehingga Malware akan mudah masuk dan menyebabkan kerusakan internal pada CPU kalian, Gaes.

Awalnya, celah keamanan ini diumumkan peneliti dari Graz University of Technology, yang mengatakan telah mengaku sudah memberitahukan celah ini kepada pihak AMD pada bulan Agustus tahun 2019.

Peneliti daro Graz University of Technolody ini mengungkapkan bahwa dua celah ini disebut dengan nama ‘Collide+Probe’ dan ‘Load+Reload’, yang merupakan turunan dari celah ‘Take A Way’, celah Spectre yang ada di prosesor buatan Intel.

 

Lebih parah lagi, dua celah ini bahkan sudah ditemukan di semua prosesor AMD yang diproduksi antara tahun 2011 sampai tahun 2019, termasuk yang memakai mikroarsitektur Zen.

Dia menambahkan dalam laporan hasil penelitiannya, bahwa mereka sudah melakukan reverse engineering cache L1D AMD prediktor di mikroarsitektur dari 2011 sampai 2019, yang membuat ditemukannya dua teknik serangan baru.

Asal kalian tahu, Gaes. Di dunia keamanan siber, celah seperti ini sering dinamakan sebagai serangan side-channel, yang bisa dioperasikan dengan mengeksploitasi celah di JavaScript lewat perantara browser, seperti Chrome dan Firefox.

Para peneliti ini tidak hanya melaporkan saja, mereka juga memberi saran jalan keluar untuk AMD supaya bisa menambal celah ini, yaitu dengan melakukan perbaikan di sisi hardware dan software.

Akan tetapi tentu saja cara ini punya efek samping yang bisa saja membuat dampak besar pada penurunan performa CPU. Selain CPU jadi lemot, dia akan mengalami kerusakan yang cukup susah diperbaiki dari sisi software dan hardware.

Gaes, itu tadi temuan dua celah kemanan baru pada prosesor AMD yang memungkinkan malware berbahaya untuk menyusup ke dalam CPU. Kalian yang memakai processor AMD di CPU atau perangkat lainnya, berhati-hatilah, san segera lakukan pembaharuan sedini mungkin untuk mencegah terjadinya peretasan data atau hal lain yang sangat merugikan kalian ke depannya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan membuat kita selalu upgrade berita terbaru serta up to date dengan perkembangan teknologi saat ini yang makin berkembang pesat ya, Gaes. 

Jangan mager jika ingin maju dalam pemikiran dan pengetahuan yang makin canggih. Pastikan juga website techjak.com masuk list ulasan terbaru berita dan tisp yang up date tiap hari di dalam bookmark kalian untuk membuka wawasan baru dan info terbaru.

Salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.