Karena Corona, LinkedlIn Ajukan Wawancara Kerja secara Virtual

0

Banyaknya pertumbuhan penduduk membuat bumi makin padat. Lapangan pekerjaan jadi makin sempit, dan pengangguran makin menjamur di setiap pelosok bumi. 

 

Laju kehidupan dan perkembangan teknologi akhirnya membuat sebagian orang melakukan pencarian info lewat virtual, termasuk mencari pekerjaan.

Baru-baru ini, dunia terguncang dengan merebaknya virus Corona yang makin menjalar ke banyak negara. Setiap negara memberikan warning kepada penduduknya agar tidak bepergian keluar negeri untuk menghindari penyebaran virus Corona tersebut.

 

Di satu layanan jejaring pencari pekerja, LinkedIn pun tak ketinggalan turut memberikan pengumuman kepada para calon pekerja untuk memilih melakukan sesi wawancara secara virtual atau menunda sementara waktu sampai batas yang ditentukan disebabkan virus Corona yang makin meluas di berbagai tempat.

 

Kabar ini juga didapat dari salah seorang pelamar kerja yang mendapat notifikasi email tentang kelanjutan penerimaan kerjanya agar melakukan wawancara secara virtual untuk mencegah penyebaran virus Corona makin meluas.

Dikutip dari laman The Verge, ”Mengingat wabah virus corona baru-baru ini membuat kesehatan semua orang menjadi prioritas nomor satu Linkedln saat ini, semua kandidat yang dijadwalkan untuk datang ke lokasi diberikan pilihan untuk menyelesaikan seluruh wawancara mereka secara virtual melalui konferensi video atau membatalkan jadwal wawancara,” ungkap LInkedIn dalam bentuk email.

Email ini dikirimkan dengan mengungkapkan bahwa pilihan tidak akan membuat sesuatu yang mengancam atau mempegaruhi pencalonan pengguna di LinkedIn tersebut.

Dari pihak Google sendiri ikut mengirim email yang sama tanggal 4 Maret lalu yang mengungkapkan bahwa semua wawancara kerja secara global akan dilakukan secara virtual.

Bukan hanya pihak Google, akan tetapi pihak Facebook dan Amazon bahkan ikut menunda pertemuan wawancara kerja mereka yang dilakukan secara langsung dalam waktu yang tak bisa ditentukan.

Kebijakan ini adalah salah satu langkah yang dilakukan oleh LinkedIn untuk mencegah penyebaran virus corona yang semakin meluas dan menyebar ke semua tempat.

”Langkah ini membantu mengurangi penyebaran virus corona menggunakan panduan dari para pakar kesehatan global dan keselamatan karyawan, pelanggan serta mitra kami adalah priortas utama kami” seperti yang dilansir dari laman The Verge.

Untuk kalian semua, sebagai info, tidak hanya Google, Facebook, dan Amazon yang membatasi wawancara, akan tetapi ada banyak perusahaan lain seperti Microsoft, IBM dan Ford juga membatasi wawancara kerja karena wabah virus corona yang masih berlangsung dan belum pasti kapan berakhirnya. 

Tentu saja ini memang membuat banyak kerugian, akan tetapi langkah ini memang dipandang tepat mengingat sudah banyak korban yang terpapar virus Corona baik dengan kontak langsung atau melalui media lainnya.

Buat kalian juga, sebaiknya perlu memikirkan lagi bagi yang ingin melakukan wawancara kerja. Ada baiknya kalian menunda atau meminta pilihan untuk melakukan wawancara seraca virtual agar menghindari virus Corona yang makin melebar dan meluas.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Akan menjadi berbahaya jika kita memaksakan diri datang dan melakukan wawancara, kemudian kita yang akhirnya terkena virus Corona.

Lakukan pencegahan dini dengan selalu mencuci tangan setelah memegang apapun. Jaga kebersihan dan biasakan wudhu untuk kalian yang beragama Islam. Jangan lupa juga menjaga jarak dengan orang yang terkena flu atau batuk untuk menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Semoga artikel ini bermanfaat. Dan tetap waspada, tapi tidak berlebihan ya, Gaes. Lakukan aktivitas seperti biasa. Dan lakukan pencegahan seperlunya.

Ada yang bilang kebersihan sebagian dari iman. Kebersihan juga bagian dari pentingnya menjaga kesehatan.

Salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.