Mengetahui Firmware

Kalian pernah dengar istilah firmware tapi belum paham artinya? Kuy langsung simak penjelasannya di bawah ini.

0

Sebagian besar perangkat tersebut punya program bawaan khusus suapaya dapat berfungsi secara normal. Program bawaannya sering disebut sebagai firmware.

Cukup banyak perangkat canggih yang dapat kalian temui sekarang ini, contohnya seperti komputer, smartphone, router dan sebagainya.

Sebagian besar perangkat tersebut punya program bawaan khusus suapaya dapat berfungsi secara normal. Program bawaannya sering disebut sebagai firmware.

Kalian pernah dengar istilah firmware tapi belum paham artinya? Kuy langsung simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Firmware?

Firmware merupakan program dasar yang tersimpan dalam suatu perangkat. Firmware menyimpan pengaturan yang dapat diatur penggunanya supaya perangkat tersebut bisa berguna dengan semestinya.

Analogi mudahnya layaknya komputer dan listrik. Tanpa adanya listrik, komputer tidak akan dapat menyala. Nah, suatu perangkat tidak dapat berjalan kalau tidak ada firmware bawaan.

Firmware tersimpan di memori berbasis PROM (Programmable ROM) dan EPROM (Erasable Programmable ROM).

Pada PROM, firmware bersifat read-only dan permanen. Sementara pada EPROM, firmware bersifat read-only tapi masih dapat diganti.

Untuk saat ini sendiri firmware sudah dikembangkan dan punya jenis berbentuk memori flash. Bentuk ini lebih mudah digunakan dan lebih mudah saat ingin di-update.

Fungsi Firmware

Gambaran sedikit fungsi firmware sudah dijelaskan ya. Teruskan beberapa contoh firmware di perangkat komputer, smartphone dan modem (router).

Di Komputer atau Laptop (BIOS)

Firmware yang ada di komputer atau laptop letaknya di perangkat motherboard. Firmware ini sering juga disebut sebagai BIOS (Basic Input Output System).

Fungsi BIOS pada komputer adalah sebagai program untuk mengatur intruksi sistem operasi dan hardware. Di BIOS terdapat juga informasi-informasi terkait komputer.

Untuk BIOS dengan firmware terbaru sekarang memiliki istilah khusus. Yaitu UEFl. Perbedaannya ada di fitur dan juga user interface-nya yang lebih modern.

Firmware smartphone

Sebagaimana layaknya komputer, firmware di smartphone juga berguna untuk memberikan instruksi ke perangkat keras dan dapat memperbaiki masalah sistem.

Firmware pada smartphone juga bertanggung jawab untuk mengatur dan filtering keluar masuknya data yang mempunyai izin software di dalamnya.

Firmware pada smartphone umumnya dapat kalian update. Hal ini untuk meningkatkan kinerja dan menambah fitur dari smartphone.

Pada Router

Router umumnya memiliki beberapa firmware di dalamnya. Salah satu firmware yang terkenal ialah IPFire yang berfungsi untuk memudahkan pengguna mengkonfigurasi keamanan di jaringan.

Selain itu ada juga firmware m0n0wall yang mempunyai kegunaan sama seperti IPFire, tapi dengan perbedaan yang terletak pada fitur.

Apa Beda Firmware dengan Software?

Firmware dan software adalah dua program yang berbeda. Firmware  sebagai program dasar dan bersifat tetap sebab ditanamkan langsung ke perangkat.

Disebabkan bersifat tetap, umumnya firmware tidak dapat kalian hapus. Kecuali diubah, dengan cara melakukan update versi.

Sementara software punya arti sebagai program yang bisa kalian pasang sendiri. Kalian juga dapat menghapus software tanpa mempengaruhi sistem di perangkat.

Di bawah ini perbedaan lain antara firmware dan software:

Penggunaan

Firmware berfungsi sebagai fungsi dasar dari sebuah sistem. Dan sudah tersedia secara bawaan. Sedangkan software fungsinya tidak terkait langsung ke sistem, dan kebanyakan harus dipasang sendiri.

Penggunaan Memori

Firmware umumnya punya size yang kecil. Paling besar kebanyakan hanya beberapa MB saja. Sementara software sangat beragam. Bahkan dapat mencapai puluhan GB.

Letak Penyimpanan

Firmware ada di memori bawaan yang sudah ada secara khusus. Sementara software tersimpan di perangkat penyimpanan milik pengguna. Misalnya seperti harddisk, SSD, kartu memori dan lainnya.

Perubahan Data

Firmware susah untuk diubah datanya. Biasanya hanya dapat dilakukan lewat update. Sementara software dapat diubah datanya secara lebih mudah.

Setiap perangkat utamanya yang punya sistem pasti memiliki firmware di dalamnya agar berguna.

Hanya saja ada orang sayangnya masih belum tahu apa itu firmware. Karena  itu, diharapkan penjelasan ini dapat membantu. Salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.