Penjelasan Mengapa Pertumbuhan Xiaomi di Q3 Melambat

0

Hello Joooooo!

Sebelumnya gua udah ngasih tau tuh, kenapa Presiden Xiaomi turun jabatan, Nah ini alasan lebih detailnya lagi Jooo.

Hal ini karena angka pendapatan Xiaomi pada kuartal yang berakhir pada bulan September 2019 mengalami penurunan. Perusahaan ini juga mengirim produk dalam jumlah yang lebih sedikit. Analis memperkirakan hal ini terjadi karena pembelian smartphone secara global berkurang. Inilah yang dihadapi oleh semua vendor smartphone yang juga mempengaruhi Xiaomi.

Pendapatan Q3 perusahaan eletronik China adalah sebesar 53,7 miliar yuan atau setara dengan 7,65 miliar dolar Amerika. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 3,3% dibanding pendapatn yang dilaporkan pada Q2 dan kenaikan 5,5% sejak Q3 tahun 2018. Data ini sesuai dengan perkiraan analis. Akan tetapi, pertumbuhannya mengalami perlambatan.

Xiaomi menyatakan bahwa pertumbuhan YoY sebesar 14,8% dan QoQ sebesar 18,7% pada Q2. Xiaomi menyesuaikan laba pada kuartal tersebut sebesar 3,5 miliar yuan atau senilai 500 juta dolar Amerika. Angka ini mengalami peningkatan 2,5 miliar yuan dibanding tahun lalu (TechCrunch, Minggu 1 Desember 2019).

Pendapatan bisnis smartphone mencapai 32,3 miliar yuan  atau setara dengan 4,6 miliar dolar Amerika selama Q3. Angka ini turun sebesar 7,8 setiap tahunnya. Xioami menjual 32,7 juta yang mengalami penurunan sebesar 3,3% dari tahun sebelumnya.

Canalys, perusahaan riset pemasaran melaporkan bahwa smartphone China mengalami penyusutan sebesar 3% selama Q3. Margin kotor Xiaomi dengan bisnis smartphone telah mencapai angka 9%. Angka ini mengalami kenaikan dari kuartal sebelumnya, dari nilai 8,1% dan 3,3%. Walaupun mengalani peningkatan, pertumbuhan Xiaomi tetap saja melambat. Hanya Huawei , vendor dari China yang tidak mengalami penurunan volume pengiriman.

Bagaimana Joo?

Xiaomi perlu strategi handal agar bisa kembali meroket!

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.