Perbandingan ZIP dan RAR

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mengkompres sebuah file. Baik untuk kebutuhan berbagi file, sampai untuk mengecilkan ukuran file.

0

ZIP dan RAR merupakan dua jenis format file kompres yang biseringasa ditemui saat ini. Di samping nama ekstensinya, ada perbandingan tersendiri dari file ZIP dan RAR.

Sebuah file tentu sangat penting ketika ingin dikirimkan. Tetapi jika banyak file, pasti akan butuh waktu lama. Karena itu dengan mengkompres file, ini akan membuat pekerjaan jadi lebih cepat dan efisien.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mengkompres sebuah file. Baik untuk kebutuhan berbagi file, sampai untuk mengecilkan ukuran file.

Nah, ZIP dan RAR merupakan dua jenis format file kompres yang biseringasa ditemui saat ini.

Di samping nama ekstensinya, ada perbandingan tersendiri dari file ZIP dan RAR. 

Apa saja itu? Langsung cek kuy!

Perbandingan ZIP dan RAR

File ZIP dan RAR memiliki cara pembuatan, algoritma, kecepatan kompresi, fitur, dan juga pembuat yang berbeda.

Di bawah ini perbandingan keduanya. 

Dari Pembuatan File

Yang paling mudah diketahui yaitu dari cara pembuatan kedua file-nya. RAR hanya dapat dibuat oleh aplikasi khusus yang bernama WinRAR.

Sementara format ZIP bisa kalian buat tanpa harus menggunakan program khusus. Sebab beberapa sistem operasi seperti Windows dan Android juga telah support format ZIP.

Algoritma

Winrar mmepunyai algoritma khusus yang dibuat sendiri (tidak ada istilah khusus untuk menyebut nama algoritmanya).

Algoritma ini memiliki kompresi yang optimal pada filefile dengan beragam ekstensi. Utamanya untuk format file keluaran baru.

Smentara format ZIP memakai algoritma bernama Deflate. Data yang dikompres dengan algoritma ini akan bersifat lossless. Semua isi data akan kembali seperti semula sebagaimana aslinya ketika di-extract.

Batas dan Rate Kompresi

Batas atau rate compression antara format ZIP dan RAR juga berbeda. Format RAR bisa mengkompres file sampai ukuran 8.589.934.591 GB.

Sementara pada format ZIP hanya dapat melakukan kompres file di ukuran 2 GB saja. Oleh sebab itu, file ZIP lebih banyak digunakan untuk filefile dengan ukuran kecil.

Kecepatan Kompres

File ZIP memiliki kecepatan kompres yang cepat. Sebab format ini dari awal memang didesain untuk jenis file ukuran kecil.

Untuk RAR, kecepatan kompres relatif, tergantung pengaturan yang digunakan, dan juga fitur apa saja yang diaktifkan ketika kompresi.

Pembuat

File ZIP dan RAR dibuat oleh orang yang berbeda. File RAR dibuat dan dikembangkan Eugene Roshal pada tahun 1993. Sementara format ZIP pertama dibuat dan dikembangkan oleh Phil Katz pada tahun 1989.

Contoh Format Kompresi Lainnya

Tidak hanya format ZIP dan RAR, ada dua jenis format yang punya kegunaan hampir sama atau sejenis.

Keduanya juga cukup sering digunakan, terutama untuk keperluan tertentu.

7-ZIP

7-ZIP adalah format yang punya fitur archive dan kompres. Ekstensi ini secara garis besar mirip sebagaimana ZIP dan RAR. Hanya dengan rate compression yang lebih tinggi.

7-ZIP juga dibekali teknologi enkripsi AES-256, untuk membuat data-data yang dikompres jadi lebih aman.

GZIP

GZIP meupakan format kompres yang dikhususkan untuk Linux. Sebagaimana 7-ZIP ataupun file ZIP biasa, GZIP juga memiliki fitur kompresi. Hanya saja, file ini lebih banyak dikombinasikan dengan data-data berjenis archived.

GZIP juga memiliki keunggulan di tingkat kompresinya yang relatif tinggi. Ukuran data yang dikompres akan jadi lebih kecil dari umumnya.

Bagi kalian yang sering kompres file, atau sering melihat format RAR dan ZIP, semoga penjelasan ini dapat membantu jika kalian ingin tahu apa bedanya.

Karenanya lebih baik pilih format yang mana? Kalian bisa menyesuakian dengan keperluan saja, Kalian hanya perlu mempertimbangkan beda fitur-fitur yang sudah dijelaskan tadi. Salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.