Perubahan Joystick PlayStation Dari Masa ke Masa

0

Seperti yang kita tahu, Sony akhirnya menampilkan bentuk joystick untuk PS5 yang diberi nama DualSense. Melalui DualSense, Sony akan memberikan pengalaman berbeda ke para gamer di masa depan. Bentuknya sangat elegan dan futuristik.

Untuk DualSense, saya ingin mengajak bernostalgia dengan membawa kalian melihat evolusi joystick PlayStation dari masa ke masa. 

Penasaran? Langsung simak kuy!

PlayStation Control Pad (1995)

Seri pertama PlayStation rilis pada Desember 1994 di Jepang dan secara global setahun setelahnya. Sony merilis PlayStation dengan warna abu-abu berikut dengan warna joystick-nya. Joystick pertama ini mengenalkan fitur D-Pad yang dikenal hingga sekarang dengan empat buat tombol yang direpresentasikan dengan bentuk yang berbeda, Segitiga, Lingkaran, Kotak dan X (silang). Tombol-tombol tersebut pun sudah menjadi ciri khas dari PlayStation sendiri.

Baca juga : Sony Kenalkan Joystick Playstation 5 Dualsense .

Sedikit fakta untuk kalian, tiap bentuk di tombol joystick PlayStation sebenarnya mempunyai makna yang berbeda satu sama lainnya. Lingkaran dan X itu menunjukkan jawaban ‘ya’ dan ‘tidak’, Segitiga simbol dari point of view (sudut pandang) dan Kotak disamakan dengan selembar kertas.

PlayStation Dual Analog (1997)

Dua tahun kemudian, sepasang thumbstick ditambahkan ke joystick PlayStation yang masih dipakai sampai saat ini. Dengan kedua thumbstick ini, pemain bisa memberikan kontrol input yang menghasikan gerakan 3D.

 

Ditambah lagi di zaman itu game 3D adalah titik penjualan sistem pada saat itu. Bentuk joystick juga menjadi gemuk karena penambahan dua thumbstick. Dua tongkat pengarah untuk joystick Dual Analog pun setelahnya menjadi standar dalam industri video game sampai hari ini.

 

PlayStation DualShock (1998)

Terinsipirasi dari add-on tambahan joystick Nintendo yang bernama Rumble Pak, Sony pun akhirnya memberikan teknologi sama ke joystick PlayStation yang baru. DualShock menjadi joystick pertama Playstation dengan teknologi yang memberikan efek getaran ke genggaman.

Baca Juga : Cara Mengetahui Fungsi dan Penggunaan USB OTG .

Sejumlah pengembang bahkan menggunakan teknologi tersebut. Sebut saja Konami dengan Metal Gear Solid untuk adegan helikopter sinematiknya dan Namco menggunakannya di Tekken 3 ketika pemain terkena seragan.

 

PlayStation 2 DualShock 2 (2000)

Untuk PlayStation 2, Sony masih memakai desain yang sama karena bekerja dengan baik dan dengan sedikit pengembangan. Analog menjadi kaku untuk menghasilkan tingkat gerakan yang lebih akurat serta memberikan tekstur kulit yang memungkinkan pengendalinya memperoleh pegangan yang lebih baik daripada sebelumnya. Tombol-tombol dan Analog juga diberi sensitivitas tekanan untuk input dengan lebih baik.

PlayStation 3 Sixaxis Controller (2006)

PlayStation 3 dikenalkan dengan joystick Sixaxis tanpa kabel alias wireless. Joystick ini dapat melacak setiap gerakan pemain dengan sensor enam sumbu dan memungkinkan para dev untuk memakai teknologi tersebut untuk mengarahkan gerakan dalam permainan. Controller ini juga punya port mini-B USB untuk pengisian daya baterai internal dan dapat juga dipakai pada PSP Go melalui koneksi Bluetooth.

Baca Juga :  Bocoran Spesifikasi Black Shark 3 dan  3 Pro Nich.

Sony mengembalikan desainnya ke tampilan yang lebih ramping mirip tapi menghilangkan teknologi getarannya. Sony membayarnya dengan mengubah bentuk tombol L2 / R2 yang kerap dijadikan kontrok menembak di game FPS saat itu. Sony juga  mengenalkan “tombol PS” di tengah  untuk mengakses menu Home.

PlayStation 3 DualShock 3 (2007)

Controller Sixaxis milik PlayStation dianggap melanggar hak paten dari pengembang teknologi haptic sebelum Sony yang berakhir pada penggugatan. Banyak yang menyangka Sony terlalu terburu-buru mengerjakannya karena melihat Nintendo dengan Wii-nya. Tapi setelah gugatannya selesai, Sony akhirnya mengembalikan teknologi getaran yang mereka kembangkan sebelumnya ke joystick PlayStation 3.

Baca Juga : Rekomendasi Aplikasi Baca Novel Online Terbaik 2020 – GRATIS .

Kontroler baru ini mengkombinasikan segala sesuatu yang diperkenalkan dan dikombinasikan oleh controller Sixaxis dengan teknologi DualShock sebelumnya. Dengan demikian, DualShock 3 secara resmi menggantikan Sixaxis sepenuhnya setelah produksinya dihentikan.

PlayStation 4 DualShock 4 (2013)

Walau ada beberapa kekurangan, controller Sixaxis mengenalkan banyak hal yang akan diterapkan lebih lanjut untuk DualShock 4. Satu tambahan baru adalah touchpad built-in yang dapat diklik di bagian depan controller. Tambahan lainnya adalah jack headset stereo yang membuat pemain untuk saling berkomunikasi secara online.

Baca Juga : 7 Rekomendasi Aplikasi Belanja Sayur Segar Online.

Controller juga support deteksi gerakan dan getaran seperti DualShock 3, tetapi juga menampilkan cahaya lampu dengan tiga LED yang bereaksi terhadap elemen gameplay tertentu dari sebuah game. Misalnya, Grand Theft Auto V memberikan cahaya LED merah dan biru ketika karakter tengah diburu oleh polisi. Tombol START dan SELECT juga didesain ulang dan dijadikan satu menjadi tombol OPTION dan tombol SHARE khusus ditambahkan untuk meng-upload screenshoot dan video gameplay.

 

PlayStation 4 DualShock V2 (2016)

Setelah Sony mengumumkan bahwa ada sejumlah kasus kecil untuk controller DualShock 4, Sony dengan cepat mengenalkan versi baru DualShock 4 dengan perbaikan dan peningkatan. Peningkatan ini termasuk komunikasi USB, daya tahan baterai lebih lama dan kemampuan untuk melihat cahaya lampu dari bagian atas touchpad.

PlayStation 5 DualSense (2020)

DualSense akan menggantikan nama DualShock dan akan menjadi controller PlayStation 5 ke depannya. Banyak teknologi baru yang Sony berikan di DualSense.

Salah satunya tekonlogi haptic feedback, di mana para pemain bisa merasakan sensai getaran yang berbeda dari sebelumnya, langsung dari layar permainan ke genggaman lewat DualSense.

Tombol L2 dan R2 kini juga meniru teknologi adaptive trigger yang memungkinkan pemainnya bisa lebih merasakan aksi yang dilakukan di dalam permainan seperti misalnya ketika menarik panah saat akan menggunakan busur.

Baca Juga :5 Penemu Teknologi Canggih Sebelum Bangsa Barat Mengetahuinya

Sony juga mengganti tombol Share dengan tombol yang disebut ‘Create’ yang bisa pemain pakai untuk membagikan konten lebih banyak lagi. DualSense juga dilengkapi dengan ada mikrofon built-in sehingga pemain dapat mengobrol dengan teman bahkan tanpa headset.

Dengan Sony mengenalkan DualSense ke publik, semoga mereka juga segera menampilkan bentuk PS5. Mengingat kini para penggemarnya semakin penasaran dengan bentuk konsol next-gen dari Sony ini.

Kalian juga menunggunya?

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.