Rencana Keuangan untuk Dana Pendidikan Anak

Dana pendidikan anak harus direncanakan supaya dapat dicapai dan sesuai dengan yang diinginkan. Semakin kalian menyiapkan dana untuk pendidikan anak maka semakin baik sejak dini.

0

Dana pendidikan merupakan salah satu kewajiban untuk orang tua. Kalian sebagai orang tua pasti ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sampai kuliah.

Kalian sudah berkeluarga dan ingin menabung untuk rencana pendidikan anak kalian? Maka kalian bisa membaca artikel ini untuk mengetahui apa saja yang harus kalian siapkan untuk pendidikan anak-anak kalian.

Dana pendidikan merupakan salah satu kewajiban untuk orang tua. Kalian sebagai orang tua pasti ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sampai kuliah.

Tetapi, sebagaimana yang kalian ketahui bahwa dana pendidikan itu pelu biaya yang tidak sedikit. Ditambah lagi biaya pendidikan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Kenaikan biaya pendidikan dapat mencapai 10%-20% per tahun.

Oleh sebab itu, dana pendidikan anak harus direncanakan supaya dapat dicapai dan sesuai dengan yang diinginkan. Semakin kalian menyiapkan dana untuk pendidikan anak maka semakin baik sejak dini.

Rencana Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Saat ini ada beberapa strategi untuk menyiapkan dana pendidikan anak. Cek langsung uraiannya di bawah ini:

Survei Biaya Sekolah

Langkah pertama mrlakukan untuk menyiapkan dana pendidikan anak yaitu survei biaya sekolah. Disini kalian haru tahu berapa dana yang harus disiapkan untuk dana pendidikan anak kalian.

Caranya, bisa dimulai dari anak di dalam kandungan, atau paling tidak 3 tahun sebelum anak siap untuk bersekolah.

Mengapa? Supaya kalian punya waktu yang cukup banyak untuk menyiapkan dana pendidikan anak sebelum masuk sekolah.

Kalian dapat menghubungi sekolah yang kalian pilih atau bahkan mendatangi sekolah tersebut untuk menanyakan informasi biaya. Baik dari biaya pendaftaran sampai biaya bulanan sekolah.

Menginvestasikan Dana Pendidikan Anak

Sesudah mengetahui berapa biaya yang kurang lebih harus kalian siapkan untuk dana pendidikan anak maka, berikutnya sisihkan sebagian dari penghasilan untuk dana pendidikan tersebut.

Di samping disisihkan, sebaiknya kalian juga menginvestasikan dana pendidikan tersebut. Dengan berinvestasi, bisa membantu kalian untuk mencapai tujuan keuanga kalian (dana pendidikan anak).

Dengan menginvestasikan dana pendidikan anak, kalian pun akan terlindung dari kerugian inflasi.

Memangnya, dana pendidikan anak diinvestasikan kemana bagusnya?

Kalian bisa mulai mencari beberapa jenis investasi yang sekiranya terpercaya.

Pentingnya Perencanaan Keuangan

Mengapa kalian harus repot merencanakan keuangan? Sebab rencana keuangan (financial plan) dapat kalian jadikan pemandu (guide). Perencanaan keuangan bagaikan GPS yang membantu untuk mengarahkan ke tujuan keuangan kalian. 

Dalam perencanaan keuangan, perlu waktu serta proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, tidak ada kata terlambat dalam merencanakan keuangan kalian.

Baik kalian adalah karyawan, pekerja profesional, pengusaha, maupun ibu rumah tangga harus konsultasi perencanaan keuangan (contoh: perencanaan keuangan dana pendidikan anak).

Langkah Perencanaan Keuangan Dengan Financial Planner

Ada beberapa langkah yang harus kalian lalui dalam melakukan perencanaan keuangan. Berikut detailnya.

Diskusi Awal

Di tahap awal, financial planner biasanya akan menjelaskan tentang perusahaan yang diwakili, kompetensi dan juga pengalaman yang mereka punya.

Di samping itu, jasa- jasa yang ditawarkan, konsekuensi melakukan konsultasi perencanaan keuangan, dan juga bagaimana cara kerja konsultasi perencanaan keuangan juga dijelaskan.

Di tahap ini semoga kalian paham tentang peran, tugas, dan juga pelayanan yang akan diberikan.

Mengumpulkan Data

Tahapan berikutnya, kalian akan ditanyakan informasi tentang situasi keuangan kalian. Kemudian, financial planner dari perusahaan yang kalian datangi akan menetapkan tujuan keuangan dan jangka waktu pencapaiannya.

Pastinya, financial planner juga akan menyampaikan pertimbangan-pertimbangan dari sisi keuntungan (benefit) dan risikonya apa saja.

Contoh, tujuan keuangan kalian untuk menyiapkan dana pendidikan PAUD dengan biaya Rp 20 juta. Jangka waktu pencapaiannya bisa 3 tahun lagi.

Pembuatan Rencana Keuangan

Informasi yang diperoleh dari langkah        sebelumnya akan dianalisa dan dievaluasi oleh financial planner kalian. Analisa tersebut aasesuai dengan permasalahan dan kondisi keuangan kalian.

Hasil dari analisa dan pembuatan rencana keuangan yaitu sebuah laporan rencana keuangan (book plan).

Menyajikan Rekomendasi

Financial planner kalian dan kalian akan bersama-sama mempelajari laporan rencana keuangan serta rekomendasi yang diberikan.

Kalian akan dibantu financial planner untuk memahami rekomendasi yang diberikan. Dengan demikian, kalian bisa mengambil keputusan yang tepat.

Financial planner  kalian juga akan mendengarkan hal-hal yang menjadi pertimbangan kalian. Bahkan jika dibutuhkan, financial planner kalian akan melakukan revisi atas rekomendasi tersebut.

Implementasi Saran

Financial planner kalian dan kalian akan membuat kesepakatan bersama tentang rekomendasi yang disampaikan dan sepakat untuk melakukan rekomendasi tersebut.

Financial planner kalian dapat juga melakukan koordinasi dengan jasa profesional lainnya jika dibutuhkan dan harus sesuai dengan persetujuan kalian.

Meninjau dan Memantau

Perencanaan keuangan kalian dan kalian akan menyepakati siapa yang harus memantau perkembangan kalian untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan kalian.

Salah satunya yaitu dana pendidikan anak. Peninjauan kembali (review) rencana keuangan akan dilakukan setiap 1 tahun sekali atau kalau terjadi perubahan yang mencolok. Selamat mencoba!

Leave A Reply

Your email address will not be published.