Smartphone Android Lama Rentan Diretas

0

Hai, Gaes. Seneng ya bisa ketemu kalian lagi. Saya mau kasih info terkini nih buat kalian. Yang mungkin masih menggunakan smartphone atau tablet model lama, baik warisan atau pemberian dari orang-orang terdekat seperti kaka, orang tua, atau saudara yang lain. Bisa jadi ini adalah saatnya kalian segera menggantinya dengan smartphone yang baru. 

Menurut laporan terbaru ardi berbagai sumber, akan ada lebih dari 1 milyar tablet dan smartphone Android di seluruh dunia yang rentan diretas oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Apalagi untuk pengguna smartphone model lama.

Dikutip dari lama Mtero.co.uk, hari Minggu kemarin (8/3/2020), berdasarkan penelitian yang dilakukan terungkap bahawa alasan utama smartphone model lawas beresiko besar mengalami peretasan adalah karena perangkat Android tersebut tidak lagi didukung pembaruan keamanan.

Hasil penelitian tadi juga mengemukakan ada sekitar 40% pengguna smartphone Android menggunakan versi lama dari perangkat lunaknya tak lagi menerima pembaruan keamanan dari pihak Google.

Jutaan pengguna smartphone Android yang terindikasi rentan diretas datanya dan juga mendapat serangan dunia maya yang lain, pada tahun 2019 saja menurut Google ada sekitar lebih dari 2,5 miliar perangkat Android aktif di dunia.

Biasanya yang disasar adalah mereka yang menggunakan versi lama dari sistem operasi seluler. Mereka yang smartphonenya berusia lebih dari dua tahun, otomatis akan berhenti mendapat pembaruan keamanan dari pengembangnya.

Google umumnya akan mengajak para penggunanya untuk melakukan pembaharuan ke versi yang terbaru dari sistem operasi untuk meningkatkan sistem keamanan perangkat mereka dari ancaman dunia maya, baik hacker atau yang lainnya.

Dua perusahaan besar seperti Google dan Apple, yang menjadi pembuat dua sistem operasi seluler terpopuler di dunia yaitu Android dan iOS, baru-baru ini versi baru perangkat lunak setiap tahunnya dengan pembaruan berkala yang lebih kecil selama beberapa waktu setelah memperbaiki masalah lebih besar yang ditemukan di perangkatnya.

Dari beberapa smartphone Android tua yang diuji dari produsen termasuk Motorola, Samsung, Sony dan LG kemarin diektahui bahwa mereka rentan diretas.

Terutama untuk kalian yang memakai smartphone Android yang dirilis tahun 2012 atau sebelumnya, bahkan yang paling populer sekalipun di jaman itu seperti Samsung Galaxy S3 dan Sony Xperia S, mereka juga harus tetap berhati-hati dengan resiko peretasan tersebut.

Masalah ini pun akhirnya membuat perusahaan lain yang menjalankan versi Android lebih lawas dari 7,0 Nougat, yang pertama kali dirilis tahun 2016, untuk mencoba melakukan pembaruan perangkat lunak mereka. Hal ini terjadi karena versi ini sekarang tidak lagi didukung oleh Google. Akan tetapi kalau perangkat kalian tidak bisa diperbarui, maka kemungkinan besar harus diganti. 

Dari editor Komputasi Kate Bevan mengatakan kalau konsumen harus bisa menonjolkan periode dukungan yang lebih lama untuk perangkat mobile mereka, karena akan sayang disayangkan jika sudah membeli smartphone mahal, akan tetapi masa simpannya ternyata sangat singkat. Jadi sebelum kehilangan dukungan keamanan, perlu adanya pembaruan untuk menghindari adanya resiko yang dilkukan oleh peretas. 

Nah, demikianlah pentingnya mengetahui apakah smartphone kita termasuk versi lawas yang harus segera dilakukan pembaharuan atau termasuk versi baru. Untuk yang sudah lama, segera upgrade ke versi baru sistem keamanannya, atau kalau memang sudah terlalu lawas, silakan menabung untuk membeli smartphone terbaru dengan spesifikasi sesuai kebutuhan dan kantong kita.

Semoga bermanfaat. Salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.