Ternyata Begini Menjaga Keamanan Data Pribadi Pada Serifikat Vaksin

Beberapa tips mudah telah dibagikan oleh ITSEC Asia untuk masyarakat agar mengamankan data pribadi  pada sertifikat vaksin mereka dan tetap mematuhi kebijakan protokol kesehatan yang diberlaku

0

Sertifikat vaksin digunakan sebagai prasyarat bagi publik untuk mengunjungi sejumlah fasilitas umum yang telah diperbolehkan. Terkait sertifikat vaksin, terdapat data pribadi warga negara Indonesia.

Pemerintah melalui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat telah melonggarkan perihal izin mengakses ke beberapa fasilitas publik. Namun masyarakat diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti menunjukkan serfikat vaksin.

Sertifikat vaksin digunakan sebagai prasyarat bagi publik untuk mengunjungi sejumlah fasilitas umum yang telah diperbolehkan. Terkait sertifikat vaksin, terdapat data pribadi warga negara Indonesia.

Merespon hal itu, perusahaaan keamanaan siber Asia Pasifik bernama ITSEC Asia mendukung langkah pemerintah dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Kendati demikian, pengguna harus menyadari bahwa kebocoran data pribadi masih mengancam mereka.

“Di tengah fenomena sertifikat vaksin yang menjadi salah satu kewajiban bagi masyarakat dalam beraktivitas, kita perlu memahami bahwa data pribadi kita menjadi rentan untuk terekspos,” ujar Presiden Direktur ITSEC Asia, Andri Hutama Putra.

Ternyata Begini Menjaga Keamanan Data Pribadi Pada Serifikat Vaksin

Beberapa tips mudah telah dibagikan oleh ITSEC Asia untuk masyarakat agar mengamankan data pribadi  pada sertifikat vaksin mereka dan tetap mematuhi kebijakan protokol kesehatan yang diberlakukan.

Jangan di Pamerkan!

Sertifikat vaksin jangan sampai dipamerkan dalam bentuk apapun, kecuali dibutuhkan seperti menunjukkan sertifikat vaksin di sejumlah fasilitas publik yang diperbolehkan. Walaupun kita sudah menutupi informasi yang tertera pada sertifikat vaksin, masih ada kemungkinan informasi data pribadi kita bocor. Maka dari itu lebih baik serifikat vaksin ditunjukkan jika benar-benar diperlukan.

Tunjukkan Hanya ke Pihak Berwenang

Ketika akan digunakan, tunjukkan sertifikat vaksin hanya kepada pihak berwenang. Kita berhak menolak untuk menunjukan data pribadi dalam bentuk apapun kepada pihak yang mencurigakan/ tidak berkepentingan, hal itu sudah diatur dalam UU ITE Pasal 26 ayat 1) dan penjelasannya UU 19/2016.

Gunakan lembaga/ aplikasi Resmi

Pastikan menggunakan lembaga atau aplikasi smartphone resmi yang dapat menjamin keamanan data dalam sertifikat vaksin agar terlindungi. jangan sampai menggunakan aplikasi-aplikasi yang ilegal/ tidak terjamin, karena hal itu dapat mengancam keamanan data pribadi kita.

Direktur ITSEC Asia menghimbau agar pihak swasta maupun lembaga yang dalam operasionalnya mensyaratkan sertfikat vaksin harus ikut andil menjaga keamanaan data pribadi pemiliknya. Andri mengingatkan kembali, jika data pribadi sampai bocor, maka kerugiaan yang ditimbulkan dapat membahayakan pemilik data pribadi tersebut.

Apabila kalian ada pertanyaan atau ingin menambahkan tips lain, silahkan tulis lewat kolom komentar yang ada di bawah ini.

Kalian juga jangan lupa untuk terus update berita dan informasi terbaru baik dari dalam dan luar negeri seputar ilmu pengetahuan dan teknologi tentunya hanya di techjak.com. Ada banyak tips tersaji, yang bisa menjadi solusi masalah teknis yang kalian alami saat ini.

Ada juga review game terbaik dan juga perangkat mobile atau pun informasi yang lain yang pastinya bisa menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua. Sampai bertemu lagi di artikel yang lainnya. Selamat mencoba cara tadi. Semoga bermanfaat dan salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.