Tiga Cara Laporkan si “Mama/Papa Minta Pulsa”

0

Melihat judul diatas, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan fenomena tersebut yang sempat viral di Indonesia. Banyak orang yang sempat tertipu dengan penipuan yang mengatasnamakan mama/papa, ayah/ibu, adik/kakak, atau orang terdekat kamu lainnya, yang meminta pulsa atau uang dalam jumlah sekian. Sungguh terlalu memang! Bukan hanya melalui pesan saja, bahkan melalui panggilan suara.

Penipuan lainnya pula seperti menggunakan nomor telepon asing dan mengaku-ngaku keluarga dekat untuk meminta tebusan karena sedang berada di kantor polisi. Dan masih banyak sekali penipuan lainnya yang memakan korban yang masing awam.

Namun, jangan khawatir dan tunda rasa kesal kamu. Kini, kita dapat melaporkan penipuan yang memanfaatkan nomor telepon, baik yang menggunakan SMS (Short Message Device) maupun panggilan suara melalui 3 (tiga) cara! Bagaimana cara melaporkannya? Check it out dan baca sampai habis ya!

 

  1. Melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) merupakan sebuah Lembaga yang berfungsi sebagai badan regulator telekomunikasi di Indonesia. BRTI terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai unsur pemerintah dan Komite Regulasi Telekomunikasi sebagai unsur masyarakat.

Lembaga ini menyediakan layanan aduan yang mudah untuk dilakukan oleh masyarakat. Kamu bisa melaporkan aduan penyalahgunaan nomor telepon dengan mengirim pesan ke akun twitter BRTI @aduanbrti, dengan menyertakan nomor si penipu serta bukti yang jelas, seperti rekaman percakapan atau tangkapan layar isi sms.

 

  1. Melalui Operator Nomor Telepon

Kamu dapat pula melaporkan nomor telepon yang digunakan untuk melakukan penipuan melalui operator yang digunakan si penipu. Berikut beberapa contoh dari empat operator:

 

      – Layanan Telkomsel

Kamu dapat melaporkan penipuan melalui SMS ke 1161 dengan format PENIPUAN#No_HP_Penipu#Isi_Penipuan, pangilan telepon ke 188, atau email cs@telkomsel.co.id

       – Layanan XL Axiata

Kamu bisa melaporkannya dengan mengirim SMS ke 588, dengan isi pesan berformat Nomor_HP_Penipu#Isi_Penipuan

       – Layanan Tri

Untuk layanan Tri kamu bisa melaporkannya melalui aplikasi WhatsApp ke 089690003911 dengan menyertakan bukti penipuan, seperti foto isi SMS penipuannya.

       – Layanan Indosat Ooredoo

Kamu dapat melaporkannya dengan menghubungi USSD *123*262# dan mengikuti intruksi yang diberikan

Untuk lebih lengkapnya kamu dapat mengunjungi operator yang bersangkutan dan mengecek aturan dan proses yang berlaku ya!

 

 

  1. Melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Otoritas jasa keuangan adalah Lembaga independen yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. Jika penipuan yang kamu alami menyertakan nomor rekening dan bank yang jelas, seperti penipuan dengan modus transfer dana, kamu dapat melaporkan penipuan tersebut lewat OJK. Caranya mudah sekali, kamu dapat mengirimkan tangkapan layar SMS yang berisi nomor rekening ke email layanan konsumen OJK, yaitu konsumen@ojk.go.id atau menghubungi 157.

Begitulah tiga cara untuk melaporkan penipuan lewat nomor telepon yang sering menganggu kamu. Namun, yang perlu kamu ingat adalah ketika merasa kalian sedang ditipu dengan panggilan suara, segera rekam, dan ketika penipuan tersebut lewat SMS, segera screen shoot bukti tersebut.

Tidak lupa bahwa kamu perlu selalu waspada dan berhati-hati ya! Jangan sembarang pula memberikan password atau kode apapun yang bersifat penting, walaupun kepada orang yang kamu kenal atau bahkan kepada orang yang tidak kamu kenal. Ingat, penipuan karena ada kesempatan, waspadalah! Waspadalah!

Sekian artikel ini, terima kasih telah membaca sampai selesai, semoga bermanfaat ya! Salam Teknologi 😊

Leave A Reply

Your email address will not be published.