Tips Amankan Aplikasi Video Konferensi Zoom dari Ancaman Zoom Bombing

0

Seluruh dunia melakukan peralihan metode kerja sebagai usaha untuk menghindari dan menghentikan penyebaran Covid19. Banyak instansi pemerintah, perusahaan, universitas dan sekolah mengambil kebijakan bekerja dari rumah dan banyak di antaranya memakai tool konferensi online.

Baca Juga : Cara Install dan Fitur-Fitur Zoom Meeting .

Salah satu platform yang populer di kalangan profesional saat ini untuk tele konferensi online adalah Zoom. Aplikasi video konferensi yang belakangan sering dipakai instansi pemerintah dan perusahaan sebagai media untuk melakukan pertemuan dan bisnis online atau sebagai media belajar mengajar jarak jauh bagi dunia pendidikan. Hanya saja, aplikasi ini memiliki masalah yang bisa memberikan gangguan pada penggunanya.

Dikatakan oleh IT Security Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh, yang mengamati popularitas Zoom menyebutkan bahwa Zoom sedang naik daun di tengah dunia yang memerlukan ruang online untuk mengakomodasi berbagai aktivitas rutin baik di pemerintahan, bisnis ataupun pendidikan. Masalahnya, segala hal yang terkait dengan dunia maya pasti punya risiko. Dalam kasus Zoom, ancaman Zoom Bombing bisa menjadi masalah besar bagi banyak pihak, untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan pengaturan yang tepat untuk mencegah terjadinya pembajakan.

Baca Juga : Cara Mengganti Virtual Background Saat Zoom Video Confrence.

Zoom Bombing yang sedang heboh di dunia adalah serangan berupa gangguan dari luar yang membajak video konferensi dengan mengirim gambar-gambar porno atau ujaran kebencian disertai ancaman, sehingga menghentikan segala interaksi sosial online yang sedang dilakukan. Dan serangan ini juga semakin meningkat secara signifikan selama pandemi.

Pencegahan adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah Zoom Bombing, sebelum hal ini menimpa, Yudhi punya beberapa tips untuk membantu mengamankan jaringan dari serangan serupa, apalagi Zoom memiliki hidden tool untuk mencegah pengeboman Zoom yang disebut sebagai “Waiting Room” atau ruang tunggu yang memungkinkan mencegah tamu yang tidak diundang mengambil alih.

 

READ  Tips Repost Insta Story dari Instagram Orang Lain

Berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan Waiting Room di aplikasi video konferensi zoom.

Pertamanya, kalian buka account management, klik pengaturan akun, dan croll ke bawah ke opsi “Waiting Room” dan aktifkan.

Baca Juga : Tips dan Trik Menggunakan aplikasi Zoom.

Selanjutnya, pilih siapa saja yang bisa menghadiri, “All participants” contohnya, menempatkan semua orang di ruang tunggu secara default, dan “guest participants only” menambahkan orang-orang di berbagai akun Zoom atau yang tidak masuk ke ruang tunggu. Kalian  juga bisa mengizinkan peserta lain untuk menerima orang dari Waiting Room.

Selesai diaktifkan, Waiting Room juga bisa diatur untuk pertemuan tertentu. Untuk melakukan ini, jadwalkan pertemuan terlebih dahulu di opsi Schedule Meeting. Untuk melihat pertemuan berikutnya tinggak klik Upcoming Meeting. Nantinya di sana, periksa untuk mengaktifkan Waiting Room untuk pertemuan khusus atau tertentu.

Baca Juga : Cara Uninstall Aplikasi di Laptop atau PC Sampai Tuntas .

Kalian juga bisa mengaktifkan Waiting Room untuk semua rapat dengan ID rapat pribadi Anda. Ini bisa dilakukan dengan cara, dari opsi Meeting kemudian klik opsi Personal Meeting Room. Lalu tekan tombol Edit this Meeting. Pastikan kalian mengaktifkan Waiting Room dengan dicentang, lalu tekan save/simpan.

Host di sini bisa kendalikan waiting Room dengan memilih manage participants. Sementara opsi “More” akan memberikan beberapa opsi, termasuk memasukkan seseorang ke Waiting Room.

Ketika pertemuan dimulai, calon peserta rapat bisa diterima dari daftar tunggu di bawah “manage participants” atau kelola peserta. Atau, seluruh yang ada di Waiting Room bisa diterima sekaligus dengan mengklik “More” pada “Video Participants” mereka bisa dikirim ke Waiting Room selama panggilan.

Itu tadi beberapa langkah yang disarankan Yudhi Kukuh.

Baca Juga : Cara Download Video di Instagram Tanpa Aplikasi.

READ  Xiaomi Luncurkan Platform E-commerce Lintas Batas: ShareSave

Kalian juga bisa melakukan beberapa langkah yang saya rangkum berikut ini untuk mengamankan meeting online kalian di aplikasi Zoom.

Pertama, aktifkan perlindungan dengan kata sandi. Beberapa aplikasi video conference menerapkan kata sandi untuk bisa masuk ke dalamnya. Pakai layanan ini untuk mengoptimalkan keamanan. Ingat, saat pembuatan kata sandi pakailah angka, huruf dan simbol secara acak. Jangan pernah membuat kata sandi yang mudah ditebak seperti 12345 atau 11111 dan lainnya.

Kedua, jangan sebar tautan telekonferensi atau kelas online di media sosial. Selalu ingatkan peserta telekonferensi atau kelas online untuk tidak menyebarkan tautan ke orang lain yang tidak diperlukan atau bahkan di media sosial. Ini akan memudahkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyusup masuk dan meretas data pribadi kalian.

Baca Juga : Cara Menyembunyikan File , Foto, Video MP3 dan Aplikasi di Android.

Ketiga, terapkan aturan berbagi layar dengan peserta lain. Kalian harus memastikan aplikasi video conference yang dipakai menawarkan aturan yang mengijinkan penggunanya berbagi layar dengan peserta lain atau tidak di awal membukanya. Setelah rapat dimulai, tuan rumah dari telekonferensi tersebut bisa mengijinkan peserta untuk berbagi layar ketika mereka siap. 

Keempat, pakai aplikasi dengan versi terbaru. Adanya kerentanan keamanan cenderung lebih mudah dieksploitasi pada aplikasi versi yang lebih lama. Contohnya aplikasi Zoom Meeting yang melakukan pembaharuan sistem keamanan dengan memakai kata sandi setelah banyaknya kasus peretasan. Periksakan kembali bahwa peserta telekonferensi juga memakai aplikasi dengan versi terbaru. 

Kelima, manfaatkan fitur ‘kunci rapat’. Pada beberapa aplikasi ada fitur kunci rapat atau lock meeting yang bisa dipakai setelah semua peserta masuk ke dalam ruangan virtual telekonferensi. Tapi, jika salah satu peserta ada yang keluar, tuan rumah bisa membuka kunci sementara dan mengijinkan peserta tersebut untuk masuk lagi. 

Baca Juga : Google Meet Diupdate Untuk Melawan Dominasi Zoom 

READ  7 Permainan Lewat WhatsApp yang Kreatif!

Keenam, jangan rekam rapat virtual kecuali jika dibutuhkan. Kalau kalian ingin merekam rapat telekonferensi, pastikan semua peserta tahu hal itu. Dan pada beberapa aplikasi, informasikan peserta lain kalau ada yang merekamnya. Tentu jangan merekam rapat tersebut jika hal yang dibicarakan bersifat rahasia. 

Itu tadi beberapa tips dan cara yang bisa kalian lakukan untuk menghindari Zoom Bombing dan juga peretasan dari pihak luar saat melakukan video conference.

 

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.