Tips Memahami Kondisi Tubuh Memakai Garmin Body Battery

Pengguna Garmin dapat lebih baik dalam mengenali tubuh sehingga kalian bisa lebih bijak dalam menyusun intensitas aktivitas harian kalian dan juga menentukan kapan harus beristirahat.

0

Body Battery merupakan indikator jumlah energi atau daya yang dipunya pengguna dengan mengkombinasikan data aktivitas, tingkat stres, masa pemulihan dan istirahat.

Iklim saat ini terus berubah sesuai dengan perubahan zaman yang makin menunjukkan perubahan ekstrim. Karena itu begitu penting untuk semua orang menjaga kesehatan, utamanya tubuh masing-masing.

Ini karena tubuh manusia sejatinya mempunyai sistem seperti smartphone. Ada daya berupa baterai yang akan habis sesudah digunakan, dan kembali terisi ketika kalian mengisi ulang dayanya.

Istilah baterai di manusia ini dikenal oleh Garmin sebagai Body Battery. Hal ini dijelaskan lebih lanjut di acara talk show virtual yang dilakukan oleh Garmin dengan tema “Manfaat Gawai di Era Pandemi”. Di kesempatan tersebut, Country Manager Garmin Indonesia Rian Krisna menyebutkan, fungsi Body Battery yang berhubungan dengan kekhawatiran akan situasi pandemi Covid-19 yang belum usai.

Kenyataannya, banyak masyarakat yang terkonfirmasi sebagai pasien orang tanpa gejala (OTG) dan menderita happy hypoxia, kondisi terjadinya pengurangan jumlah oksigen pada tubuh tanpa gejala yang banyak terjadi tanpa disadari. Bisa dibilang, tidak sedikit masyarakat yang tidak sadar saat tubuhnya sudah lelah dan rentan serangan penyakit.

Garmin Body Battery

Disebutkan apabila menggunakan fitur Body Battery, pengguna Garmin dapat lebih baik dalam mengenali tubuh sehingga kalian bisa lebih bijak dalam menyusun intensitas aktivitas harian kalian dan juga menentukan kapan harus beristirahat.

Body Battery merupakan indikator jumlah energi atau daya yang dipunya pengguna dengan mengkombinasikan data aktivitas, tingkat stres, masa pemulihan dan istirahat.

Body Battery punya kemampuan memantau perubahan detak jantung untuk mengetahui hubungan antara saraf simpatetik, saraf yang punya tanggung jawab lebih cepat kerja organ tubuh manusia, dengan saraf parasimpatik, yang bekerja sebaliknya.

Lebih dalam, naik turunnya Body Battery manusia dapat dipengaruhi banyak hal, demikkian pula gaya hidup. Biasanya istirahat yang cukup dan kualitas tidur yang baik dapat mempertahankan dan juga meningkatkan Body Battery.

Sedangkan jadwal kerja yang padat, intensitas olahraga yang tinggi, dan meminum alkohol yang berlebihan dapat membuat tingkat Body Battery kalian menurun.

Di kesempatan yang sama, Sports Medicine Specialist dr. Grace Joselini Corlesa, MMRS., Sp.KO mengatakan apabila kondisi kesehatan manusia juga disebabkan oleh stres yang dialami.

Dikatakan jika setiap orang punya jumlah energi yang berbeda setiap harinya, dan juga respon yang tidak sama pada aktivitas yang sama.

Misalnya kebiasaan baru (new normal) yang mewajibkan kalian tetap berada di rumah, untuk sebagian orang hal itu menyenangkan, hanya saja ada juga yang jadi stres saat kalian tidak bisa kemana-mana.

Karena itu, Rian juga menyebutkan apabila melacak Body Battery bisa membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan performa pengguna, hanya dengan menggunakan smartwatch pada pergelangan tangan.

Ia juga menggarisbawahi apabila smartwatch Garmin bukanlah alat medis, hanya fitur Body Battery ini bisa menjadi indikator awal saat pengguna ingin berkonsultasi dengan dokter dan mengetahui lebih lengkap terkait kesehatannya.

Pertama kali disematkan di seri Garmin Vivosmart 4, sekarang ini telah ada beragam tipe Garmin yang punya fitur Body Battery, misalnya Garmin Forerunner 55, 45, 245, 745, and 945.

Ada pula seri Vivoactive, yakni Vivoactive 4 dan 4s dan seri lainnya, contohnya Garmin Venu 2/Venu SQ, Garmin Instinct (Solar series), Garmin Approach S62, Garmin Fenix 6 series, dan Garmin Vivomove 3, dan Garmin Lily. Harga yang diberikan sangat bervariasi, yaitu mulai dari Rp2.399.000.

Di bulan Oktober, pelanggan punya kesempatan memperoleh penawaran menarik untuk model-model yang punya fitur body battery ini, misal potongan harga sebesar Rp1.300.000 untuk tipe Garmin Fenix 6X Series dan juga potongan harga sebesar Rp800.000 untuk tipe Garmin Instinct Solar Series.

Promo menarik tersebut bisa didapatkan hanya di Garmin Brand Store yang ada di beberapa kota utama di Indonesia, misalnya di Jakarta, Medan, Bandung, Jogjakarta dan Surabaya.

Di samping itu, produk Garmin tersebut juga hadir di seluruh jaringan outlet Urban Republic dan beberapa outlet Erafone tertentu.

Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.