Tips Mencegah Sindrom Smartphone Pinky

0

Dunia berkembang, teknologi semakin maju. Manusia pun seperti berlomba-lomba mendapatkan update dan info terbaru yang bisa mereka akses kapan saja, salah satunya dengan smartphone yang mereka miliki.

Tidak ada hari tanpa melewatkan satu berita atau update status sekedar share kebersamaan di sosial media atau menyelesaikan pekerjaan dengan bantuan smartphone. Kemudian muncul beberapa masalah yang disebabkan karena interaksi kita dengan smartphone yang kita gunakan sebagai penyambung komunikasi dan manfaat lainnya. Masalah yang sering terjadi adalah ‘smartphone pinky’.

Mungkin ada yang berfikir smartphone pinky adalah sebuah perangkat yang menyebabkan kerusakan internal dan eksternal untuk kehidupan kita. Padahal aslinya bukan seperti itu, Gaes.

Mau tahu sebenarnya apa itu smartphone pinky?

Sebelumnya saya sendiri juga bingung orang-orang seringkali menyebut masalah seseorang yang menggunakan smartphone akan terkena sindrom smartphone pinky nantinya. Saya punya pendapat itu adalah semacam smartphone lucu berwarna pink dengan spesifikasi menakjubkan dan membuat seseorang lupa diri atau lupa waktu saking canggihnya smartphone tersebut. Tapi ternyata tidak seperti itu kenyataannya.

Smartphone pinky di sini adalah istilah untuk seseorang yang mengalami cedera jari bengkok karena terlalu sering chatting memakai smartphone. Nah loh, jauh dari pikiran kita kan.

Lalu mengapa disebut smartphone pinky? Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dave Parsons dari Curtin University yang saya kutip dari Sydney Morning Heralad. Dia mengungkapkan bahwa penyakit sindrom ini lebih sering terjadi pada jari kelingking karena terlalu lamanya menopang dan memegang smartphone saat kita chatting. 

Walau pun penyakit smartphone pinky ini tidak menimbulkan kerusakan permanen, hanya saja kita juga patut waspada karena penyakit ini menyebabkan jari kelingking kita akan terlihat ngondek atau kemayu untuk para lelaki. Mungkin karena sebab inilah penyakit sindrom ini disebut smartphone pinky, Gaes.

 

Tips Mencegah Sindrom Smartphone Pinky


Smartphone pinky sebenarnya dapat kita cegah kok, Gaes. Kalau kalian mau tahu caranya, yuk simak sampai akhir artikel ini.

Cekidot…

 

Mengurangi Aktifitas Mengetik di Smartphone


Ini mungkin terdengar mustahil. Tetapi kita memang perlu untuk mempraktekkannya, Gaes. Karena terlalu asyik bermain chatting di smartphone sejatinya sering mengakibatkan penggunanya tidak sadar sudah berjam-jam melakukan aktivitas mengetik. Mulai dari sekarang cobalah untuk mengganti aktivitas mengetik kalian dengan menelpon atau video call. Atau langsung datang bersilaturahim mempererat tali persaudaraan dan hubungan dengan siapa pun.

 

Memakai Smartphone Layar Besar


Salah satu solusi mengurangi sindrom smartphone pinky adalah memakai smartphone yang layarnya berukuran besar atau luas minimal 6 inci. Kenapa? Karena dengan menggunakan smartphone yang ukuran layarnya besar dan luas, akan membuat kita sebagai pengguna kerepotan memegang smartphone hanya dengan satu tangan. Karena itu terpaksa kita sebagai pengguna memakai smartphone dengan kedua tangan agar lebih mudah mengoperasikannya.

 

Nah, Gaes. Demikianlah dua tips yang bisa kalian lakukan untuk mencegah terjadinya smartphone pinky dan membuat jari kelingking kita berbeda dengan yang lain. Setidaknya ini bisa mengurangi resiko kerusakan yang lebih parah nantinya ya.

 

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan juga ilmu pengetahuan seputar teknologi. Jangan lupa untuk terus update berita dan info terbaru di dunia pengetahuan dan teknologi seputar gadget, internet, dan kabar lainnya yang selalu baru setiap harinya.

 

Selamat berselancar dan berkomunikasi dengan smartphone, tentunya dengan tetap waspada agar terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan karena smartphone yang kita gunakan.

 

Salam teknologi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.