Tips Mengambil Foto Bagus dengan Mode Otomatis Kamera Digital

0

Biasanya orang yang sudah handal dalam fotografi meminta orang lain untuk tidak mengandalkan mode full otomatis. Asal kalian tahu,  ikon hijau ajaib itu yang membuat hidup kalian lebih mudah dengan tidak meminta kalian untuk repot dengan pengaturan. 

Sesudah semua, mempunyai kontrol atas bagaimana kamera shoot memungkinkan kalian menghasilkan foto yang lebih bagus. Hanya saja bagaimana jika kamera point-and-shoot yang hanya menawarkan mode otomatis? Apakah kalian masih bisa mengambil foto yang bagus dengan kamera digital yang tidak punya fitur lanjutan?

Baca Juga : 5 Aplikasi Kamera Webcam Laptop Terbaik

Ketika kalian memotret dalam mode full-otomatis, kalian memberi tahu kamera untuk memilih pengaturan terbaiknya. Itu berarti kamera kalian memutuskan segalanya tentang sensitivitas cahaya (ISO) , kecepatan rana dan kecepatan rana, fokus, white balance, dan bahkan ketika menyalakan flash.

Mode otomatis mudah dipakai dan nyaman, tetapi tidak mudah dibasmi, dan beberapa kiat sederhana bisa membantu kalian memaksimalkannya. 

Berikut cara memotret foto-foto yang tampak hebat, bahkan ketika kamera sedang melakukan semua pekerjaannya.

Pegang dengan Mantap

Goyangan kamera mengakibatkan gambar buram. Getaran sekecil apa pun ke kamera sebab menangkap gambar bisa mempengaruhi seberapa tajam foto terlihat. Tetap diam bahkan lebih penting dalam situasi cahaya rendah, sebab kamera membuat rana terbuka lebih lama untuk menyerap cahaya sebanyak mungkin.

Baca Juga : Cara Mengatasi Kamera Lainnya Rusak Tidak Bisa Berpindah di Hp Vivo

Beberapa kamera baru menawarkan stabilisasi gambar untuk membantu mengimbangi tangan yang gemetar, tetapi itu tidak sempurna. Berikut beberapa hal yang bisa kalian lakukan untuk mencegah foto buram.

Gunakan tripod

Tripod menjaga kamera tetap stabil, tetapi tidak selalu menjadi aksesori yang nyaman untuk dibawa-bawa, seperti tripod desktop mini seperti GorillaPod milik Joby, adalah alat yang hebat untuk disimpan dalam tas kamera. Sebagai alternatif, cari permukaan yang rata dan tidak bergerak untuk menstabilkan kamera, seperti meja dapur, langkan, atau setumpuk buku.

Jangan bergerak

Menjaga tubuh kalian tetap sebelum, selama, dan setelah menekan tombol rana akan membantu meminimalkan gambar kabur. Sebab kamera digital terus memproses gambar setelah mengklik tombol, terutama kalau mengumpulkan cahaya di lingkungan gelap, sedang kalian ingin tetap tidak bergerak selama beberapa detik sesudahnya, tergantung pada jeda waktu kamera kalian di antara jepretan.

Baca Juga : Cara Mengatasi Kamera Depan Xiaomi Tidak Bisa Berfungsi

Tentu saja, tidak ada orang yang bisa benar-benar kaku, jadi carilah dukungan ekstra (seperti menahan punggung ke dinding atau bersandar pada tiang) untuk menstabilkan diri sendiri.

Gunakan self-timer kamera

Dengan memakai self-timer, kalian memberi diri kalian beberapa detik untuk memposisikan diri kalian dan menghindari gerakan apa pun karena harus menekan tombol rana. Kalian juga bisa memakai fitur ini saat memakai tripod atau permukaan yang stabil, sebab akan menghilangkan hampir semua getaran yang disebabkan oleh tubuh kalian.

Bawa kamera lebih dekat ke tubuh 

Kalau kalian memakai layar LCD kamera untuk membingkai gambar, pegang dengan dua tangan dan membawanya sedekat mungkin ke mata kalian, tanpa mempengaruhi penglihatan kalian, selipkan siku dan lengan kalian ke dalam. Kalian bisa meminimalkan tubuh bergerak dengan cara ini, bukannya mempunyai lengan terentang.

Fokus pada Objek

Sebelum kalian menekan tombol rana, kalian harus fokus pada subjek kalian. Hampir setiap kamera digital memakai autofokus, tetapi berikut ini cara memakai dengan benar.

Tekan setengah dan tahan

Untuk memberi tahu kamera di mana harus fokus, mengunci subjek dengan menekan tombol rana setengah tanpa melepaskannya, kalian bisa merasakan ketika tombol secara fisik berada di titik tengah

Baca Juga : Fungsi Smartphone Android Yang Jarang Digunakan

Kamera akan memberi sinyal ketika ada sesuatu yang terfokus dengan terdengar bunyi bip atau indikator hijau pada layar LCD, misalnya. Ketika kalian siap untuk memotret, tekan tombol rana sepenuhnya. Kuncinya adalah jangan pernah melepaskan tombol rana dari titik tengah, kecuali kalian ingin memfokuskan kembali atau menyusun ulang bidikan kalian.

Arahkan kamera ke fokus yang kalian inginkan

Kamera digital tidak selalu tahu apa yang harus fokus pada frame. Kalau kalian ingin fokus pada subjek di sisi bingkai, misalnya, kamera kalian mungkin fokus pada sesuatu yang mati di latar belakang sebagai gantinya. 

Baca Juga : Tips Mendapatkan Foto Bagus Lewat Smartphone

Cara mudah untuk memperbaikinya adalah dengan memusatkan subjek kalian dalam bingkai dan kemudian fokus. Tanpa melepas tombol rana, kalian bisa menjelajah sampai kalian senang dengan bidikan, menjaga agar subjek yang dituju tetap fokus di mana pun mereka berada di dalam bingkai.

Lihatlah Depan Objek yang Bergerak

Sebagian besar kiat yang disebutkan di atas mengharuskan subjek tetap tidak bergerak, tetapi bagaimana kalau kalian mencoba menangkap anak kalian bermain bola atau semacam adegan aksi? Sebagian besar kamera digital yang tidak punya kontrol pengguna, terutama model entry-level dengan pemfokusan otomatis yang lambat, mengalami kesulitan menangkap jenis adegan ini.

Untuk mencapai hal ini, autofocus pada titik di mana objek bergerak akan berakhir, lalu snap foto ketika objek mencapai titik itu. Dengan sedikit keberuntungan, Anda akan mendapatkan bidikan itu.

 

Itu tadi beberapa cara mengambil foto bagus dengan mode otomatis di kamera digital.

 

Sampai bertemu lagi!

Leave A Reply

Your email address will not be published.