Tips Mengatasi Input Type Not Supported di Monitor

Ada beragam penyebabnya. Tetapi umumnya masih berhubungan dengan resolusi. Contohnya resolusi tidak mendukung pada sistem atau game. Kemudian bagaimana cara mengatasinya? Kulik langsung caranya bareng kuy!

0

Jika benar, maka kalian tidak perlu khawatir karena ada tips ampuh disini untuk mengatasinya. Biasanya, munculnya pesan error ini berasal dari internal monitor, atau dari aplikasi.

Kalian pernah mengalami masalah di monitor PC atau laptop? Misalnya muncul pesan error ‘input type not supported’?

Jika benar, maka kalian tidak perlu khawatir karena ada tips ampuh disini untuk mengatasinya.

Biasanya, munculnya pesan error ini berasal dari internal monitor, atau dari aplikasi. Ada beragam penyebabnya. Tetapi umumnya masih berhubungan dengan resolusi. Contohnya resolusi tidak mendukung pada sistem atau game.

Kemudian bagaimana cara mengatasinya? Kulik langsung caranya bareng kuy!

Mengatasi Input Type Not Supported Pada Monitor

Disebabkan masalah ini biasanya bukan dari komponen, pesan error ini cukup mudah kalian atasi. Berikut beberapa cara yang bisa kalian gunakan.

Cek Kabel (HDMI, VGA, DVI)

Langkah awal, kalian bisa cek dulu kabel yang disambungkan ke monitor. Bisa HDMI, VGA, atau DVI. Kalian harus memastikan tidak longgar. Atau baiknya kalian lepas dulu  kabelnya lalu pasang kembali dengan benar.

Ganti Jenis Kabel

Jika VGA mendukung, kalian dapat mengganti jenis kabel yang digunakan. Contohnya, jika awalnya menggunakan DVI, coba ganti dengan HDMI.

Jika nantinya ada lebih dari satu port yang sama di monitor (Contohnya HDMI 1 dan HDMI 2), coba gunakan yang berbeda dari sebelumnya.

Aktifkan VGA Mode

VGA Mode ini berguna agar monitor dapat boot ke resolusi paling rendah. 

Caranya, restart PC atau laptop, lalu ketika booting klik tombol F8 untuk masuk ke boot menu.

Setelah itu pilih VGA Mode di sana. Dengan begitu sistem akan boot biasa ke Windows. Selanjutnya, cek apakah pesan errornya masih tampil atau tidak.

Mengaktifkan Video Base Di MSCONFIG

Setting video base ini bermanfaat agar Windows dapat me-load driver bawaan. Karenanya bukan driver yang kalian install sendiri.

Fitur ini dapat kalian gunakan mengecek masalahnya dari driver atau bukan. Pertama-tama, klik tombol Windows + R bersamaan.

Nanti akan tampil Windows Run, kemudian ketik MSConfig, klik  Enter.

Di sini jendela MSConfig akan tampil, tap Boot dan centang opsi Base Video. Setealah itu tap tombol Apply dan OK.

Ubah Resolusi Layar

Pada cara ini kalian dapat mengganti resolusi layar ke pengaturan tertentu. Contohnya dari Full HD ke HD ini bisa kalian coba.

Cara ini dapat digunakan jika pesan input type not supported-nya tampil di aplikasi-aplikasi tertentu.

Langkah awal, klik kanan di Dekstop, lalu pilih menu Display Settings. Jika sudah, tap kolom Resolution dan pilih ke resolusi yang berbeda dari sebelumnya. Selesai.

Reinstall Driver VGA

Cara ini bisa kalian gunakan untuk mengatasi masalah bug yang bisa jadi ada.

Caranya dengan clean install menggunakan DDU lalu install kembali driver seperti biasa.

Ata dengan cara lain, dengan membuka Device Manager. Lalu klik Device Adapter dan klik kanan VGA kalian. Lanjutkan dengan klik opsi Uninstall Device. Selesai.

Pindah Ke Mode Windowed (Game)

Untuuk game, pada pengaturan display umumnya ada dua sampai tiga opsi. Yaitu Full Screen, Full Screen Borderless dan Windowed mode. Kalian bisa coba ubah settingnya ke Windowed Mode. 

Pertama-tama, buka game yang diinginkan. Lalu masuk ke menu pengaturan dan tap Display. Setelah itu cari kolom untuk mengatur full screen dan ubah ke mode Windowed. Terakhir klik Aplly dan simpan pengaturannya.

Atau kalian dapat menekan tombol ALT + Del atau ALT + Enter ketika di game.

Cara di atas bisa kalian terapkan ketika monitor dalam keadaan default. Apabila menggunakan custom resolution atau mengubah refresh rate di monitor, maka kalian harus mengembalikan pengaturannya dulu ke semula.

Selamat mencoba!

Leave A Reply

Your email address will not be published.